Suhaili : Pentingnya Keamanan Guna Mengembangkan Potensi

Suhaili : Pentingnya Keamanan Guna Mengembangkan Potensi

Lombok Tengah SR – Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kab. Loteng, Prov. NTB), juga dikenal dengan sebutan Gumi Tatas Tuhu Trasna, disejumlah wilayahnya selama ini diketahui banyak memiliki berbagai potensi yang sangat penting untuk lebih diperkenalkan kepada public (khalayak). Belum lama hal ini disampaikan langsung, Bupati Loteng, H. M. Suhaili Fadhil Tohir, SH, MH, di kantor Bupati, Selasa siang (26/03/2019).
Sebelumnya disampaikan Bupati, sekiranya patut sangat disyukuri terkait dengan resmi akan dibangunnya sirkuit MotoGp yang notabene adalah merupakan, sirkuit bertaraf internasional. Dengan adanya bangunan tersebut, tentu saja hal ini secara langsung akan ikut berdampak sangat positif terhadap meningkatnya berbagai sector pembangunan sekaligus dapat membantu tercapainya percepatan peningkatan ekonomi kemaslahatan, dan kesejahteraan warga masyarakat di Kab. Loteng.
Namun tidak lupa ditegsakan pihaknya, paling menjadi skala prioritas guna mendongkrak seluruh sector pembagunan tadi hingga mencapai hasil maksimal tentunya adalah adanya penataan kultur (adat istiadat), budaya, positif guna ditonjolkan kepada seluruh dunia. Sehingga situasi dan kondisi akan kekondusifitasan keamanan dan kenyamanan di daerah yang memang perlu untuk terus ditingkatkan pun bisa tercipta berjalan. Terutama dalam hal ini bukan hanya pihak kepolisian bersama petugas pemda terkait saja yang punya beban tanggung jawab, melainkan inisiatif dan peran serta bersama setiap lapisan warga masyarakat juga sangat dibutuhkan. “Peran, dukungan setiap anggota masyarakat dalam hal ini penting untuk ikut terlibat. Pertama sekali, menghilangkan kecemburuan dan saling curiga antara sesame warga berlainan desa sangat perlu untuk ditanamkan. Perubahan terhadap mine set (pola pikir) warga seperti ini perlu diwujudkan, jangan ada yang merasa dianak tirikan pemerintah sehingga Insha Alloh akan benar – benar tercipta rasa aman, nyaman,” jelas, Suhaili lugas.
Lanjut dikatakan beliau, setiap elemen (lapisan) warga masyarakat di semua daerah di wilayah Loteng khususnya, harus mau berupaya memahami hal tersebut. Dikarenakan, tanpa didukung dengan kondusifitas situasi dan keamanan wilayah maka akan sulit untuk Loteng bisa cepat meningkatkan dan mengembangkan semua potensi yang dimiliki. Baik itu potensi menyangkut kekayaan alam seperti, laut dan hutan yang juga merupakan salah satu sarana mendasar pendukung kemajuan dibidang (sector) pariwisata.
Terlebih seperti diketahui, dibandingkan kabupaten lain yang ada di Prov. NTB, bahkan seluruh bagian Indonesia, Kab. Loteng sendiri sat ini sedang dalam perhatian penuh pemerintah pusat. Perhatian lebih dari pemerintah pusat tengah didapatkan Kab, Loteng, ini terbukti dengan telah dan akan digelontorkannya dana bantuan untuk kepentingan berjalannya realisasi sejumlah program pembangunan baik fisik maupun non fisik. Salah satu diantaranya, pembangunan jalan tol dari depan bandara hingga Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kab. Loteng. “Pembangunan jalan tol selebar delapan jalur, panjang berkisar lebih dari puluhan kilo meter dari BIL menuju sirkuit tempat MotoGP tentunya akan membutuhkan dana tidak sedikit. Belum lagi ditambah rencana pembangunan Rumah Sakit Internasional, untuk sirkuit MotoGP bersama sangat kita harapkan sesuai rencana awal telah ditetapkan pusat, bulan September tahun ini akan mulai dilaksanakan,” katanya penuh harap.
Akan tetapi ungkap Bupati kembali menegaskan, apabila warga masyarakat setiap daerah terdapat di Loteng masih belum juga mau ikut ambil peran dalam hal pemberian dukungan serta masing – masing punya semangat yang sama dalam hal menyambut atau merespon dengan baik terkait adanya nanti dalam waktu dekat sejumlah proyek fisik dengan nilai biaya sangat besar dilangsungkan pusat di Loteng. Maka, sudah pasti upaya pemerintah baik di tingkat kabupaten, provinsi juga pusat guna membangun sejumlah sarana prasarana pendukung percepatan pencapaian kesejahteran ekonomi warga tersebut, bukan tidak mungkin akan gagal.
Sementara tidak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan pemangku tertinggi di Gumi Tatas Tuhu Trasna tadi, dituturkan lagi Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Loteng, H. Lalu Herdan, disela – sela kesempatan gelaran acara jumpa pers bertempat di ruang pertemuan utama (Rupatama) kantor Bupat Loteng, Jum’at (29/03). Menyangkut kondisi keamanan setiap daerah memang sangat perlu sekali serentak mau untuk terus ditingkatkan setiap lapisan anggota masyarakat.
Masing – masing potensi hendaknya terus ditonjolkan, meliputi bukan hanya sebatas mengandalkan kekayaan atau Sumber Daya Alam (SDA) ataupun Sumber Daya Manusia (SDM) saja . Nilai – nilai luhur budaya, sikap positif yang selama memang telah ada dan tertanam ditengah – tengah kehidupan warga masyarakat Loteng, kedepan diharapkan mampu menjadi suatu bentuk budaya yang memang seutuhnya menyatu. Sehingga hal itu akan dapat menjadi suatu bentuk ciri khas, karakter, dimiliki setiap daerah. “Seperti yang pernah disampaikan berkali – kali oleh Bupati, jika lambatnya angka peningkatan kunjungan wisata salah satu faktor penyebabnya itu adalah kondisi keamanan di wilayah kita dimata dunia yang terkesan masih kurang baik. Sebab itu, nilai – nilai positif harus terus di push untuk lebih ditonjolkan lagi, guna meyakinkan wisatawan jika daerah kita kondisinya memang benar aman dan nyaman,” ungkapnya.
Mengingat oleh pemerintah pusat nantinya dibeberapa titik tempat akan dibangunnya sirkuit MotoGP, jalan tol ataupun proyek pembangunan fisik lainnya, dengan begitu koordinasi serta adanya transfaransi komunikasi yang baik antara warga masyarakat dengan pihak pemerintah terkait pun dapat terjalin dengan baik. Apabila hal ini telah terwujud, dapat dipastikan selain kunjungan wisatawan menjadi naik, bertambahnya ketertarikan investor di Loteng pun akan terjadi. Terlebih pemerintah juga saat ini nyatanya memang masih sangat memerlukan lagi adanya penambahan investor. Selama apa yang menjadi niat investor tersebut dinilai baik untuk mendukung peningkatan kemaslahatan warga masyarakat yang imbasnya mampu menurunkan angka kemiskinan, maka oleh pemerintah pun akan terbuka menerima investor dari negara manapun. (ang)

Share this post