Lombok Timur Kedatangan VKN Provinsi Jateng

Lombok Timur Kedatangan VKN Provinsi Jateng

Lombok Timur, SR – Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy, menerima kunjungan Visitasi Kepemimpinan Nasional Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan II Provinsi Jawa Tengah, 2019, di Rupatama I lantai II kantor Bupati setempat, Senin (25/03/2019).
Hadir pada acara tersebut Kepala OPD Kabupaten Lombok Timur, Camat Pringgabaya, Camat Sakra Timur, Kepala Desa Gereneng, Kepala Desa Kerumut dan 15 orang peserta Diklatpim dari Provinsi Jawa Tengah.
Bupati Lotim, H.M.Sukiman Azmy, memaparkan kondisi secara umum Lotim, yang merupakan salah satu dari 8 Kabupaten dan 2 Kota di Provinsi NTB, yang memiliki penduduk tertinggi atau sekitar 1,3 Juta jiwa.
“Dari sisi administrasi Pemerintahan, Lotim terdiri 21 Kecamatan, 239 desa dan 15 kelurahan. Setiap wilayah, memiliki karakteristik dan permasalahan yang berbeda, seperti masyarakat yang tinggal di pesisir pantai dan masyarakat yang tinggal di pegunungan, dan lainnya,” ungkap Bupati.
Lanjutnya Bupati, 2019 ini, sebagai tahun pertama pelaksanaan RPJMD Lotim. Prioritasnya adalah, Pembangunan akses dan kualitas infrastruktur untuk meningkatkan daya saing daerah dan potensi lokal. Kebijakan ini ditempuh, karena memperhatikan perkembangan dan dinamika masyarakat selama ini.
“Salah satu permasalahan pokok yang masih di hadapi Lotim, yakni belum meratanya pembangunan infrastruktur wilayah secara berimbang pada bidang transportasi, energi, irigasi, air bersih, sanitasi, perumahan dan permukiman,” katanya.
Demikian juga kondisi infrastruktur masih membutuhkan dorongan yang signifikan. Anggaran untuk penganggaran kegiatan tahun jamak (multi years) ini sebesar Rp 300 Milyar, meliputi penganggaran peningkatan jalan strategis di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Timur secara proporsional sebesar Rp 235 Milyar, pembangunan sarana irigasi prioritas sebesar Rp 50 Milyar dan pembangunan sistem penyediaan air minum bagi masyarakat sebesar Rp 15 Milyar.
“Diharapkan dalam lima tahun ke depan Pemda Lombok Timur akan memastikan Jalan mulus sepanjang jalan, air mengalir sepanjang tahun, dan listrik menyala sepanjang hari,” harapnya.
Kata Bupati, selain infrastruktur, pihaknya juga mewajibkan setiap desa memiliki unit pengelolaan sampah di desa masing-masing untuk dikelola, karena sampah bisa menghasilkan uang, salah satu contoh Desa Dasan Lekong yang berhasil memanfaatkan sampah. Dengan memperhatikan Pendidikan dan Kesehatan akan merubah IPM Lotim yang sekarang berada di posisi ke 9. Selain itu, akan membuat sebuah lembaga satu atap yang khusus berkaitan dengan kemiskinan, stunting, gizi buruk dan lainnya.
“Berbagai macam inovasi akan kami lakukan untuk memajukan dan menaikan IPM Lombok Timur, tegas Sukiman diakhir sambutannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis BKPSDM Provinsi Jawa Tengah, Andi Arik Asapi’i, SH, MM dalam kata perkenalannya menyampaikan, maksud dan tujuan kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN), adalah salah satu rangkaian dari pembelajaran peserta pelatihan yang mempunyai nilai penting bagi peserta untuk dapat menggali dan menemukan masalah untuk dicari solusi sesuai arah kebijakan.
VKN ini lanjutnya, juga untuk membekali peserta dengan pengalaman, melihat secara langsung kondisi suatu desa serta lanhaung dapat memberikan solusi masalah sesuai dengan kondisi desa yang dikunjungi, selain itu untuk menumbuhkan kepekaan dan kondisi sosial di masyarakat dan memberikan inovasi untuk kemajuan desa yang dikunjungi, serta memberikan inovasi untuk meningkatkan wawasan dalam setiap individu dan memberikan pengalaman pekerjaan guna mempertajam pemahaman dalam melihat kearifan lokal.
Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 24 sampai dengan 29 Maret 2019, bertempat di 2 (dua) Desa, yaitu Desa Gereneng Timur Kecamatan Sakra Timur dan Desa Krumut Kecamatan Pringgabaya.(vin).

Share this post