Loteng Raih Penghargaan Bidang Pendidikan Dua Sekaligus

Loteng Raih Penghargaan Bidang Pendidikan Dua Sekaligus

Lombok Tengah SR- Ruang istimewa yang diberikan Pemerintah Lombok Tengah (Loteng), terhadap pendidikan di Loteng, menuai hasil mengembirakan.
Pasalnya, Dirjen Dikdasmen Kemendikbud diwakili Direktur Pimbinaan Sekolah Dasar, Dr Khamim MPd, memberikan dua penghargaan, masing – masing atas peran aktif pemkab dalam pelaksanaan penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan dasar di Loteng tahun 2018.
Selanjutnya Dinas Pendidikan Loteng meraih predikat terbaik dalam pelaksanaan Penjaminan Mutu Pendidikan melalui kegiatan kemitraan dengan LPMP NTB, dalam program diklat penyiapan calon kepala sekolah.
Dua penghargaan tersebut, diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng HM. Nursiah dan Kepala Dinas Pendidikan Loteng H. Summum, di Hotel Lombok Raya Mataram belum lama ini.
Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng HM Nursiah mangaku bersyukur atas penghargaan yang diberikan Kemendikbud terhadap Loteng. “Alhamdulillah, usaha dan doa masyarakat Loteng selama ini terbayar, dengan mendapatkan penghargaan dari Kemendikbud dua sekaligus,” katanya.
Dijelaskan, dua penghargaan tersebut yang ia terima, diantaranya peran aktif pemkab dalam pelaksanaan penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan dasar di Loteng tahun 2018.
Kedua, Dinas Pendidikan Loteng meraih predikat terbaik dalam pelaksanaan Penjaminan Mutu Pendidikan melalui kegiatan kemitraan dengan LPMP NTB, dalam program diklat penyiapan calon kepala sekolah.
“Penghargaan peran aktif pemkab dalam pendidikan, saya sendiri yang menerimanya, sedangkan kemitraan dinas pendidikan dengan LPMP, langsung di terima oleh kepala dinasnya,” terangnya.
Atas dua penghargaan tersebut, tentunya ini memiliki nilai besar kedepannya, artinya dengan ini pihaknya akan terus mendorong Dinas pendidikan termasuk para pemerhati pendidikan, untuk terus mencari solusi terbaik, sehingga nantinya pendidikan di Loteng semakin baik.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng H. Summum mengatakan, selama ini dalam melaksanakan tugasnya, pihaknya tidak pernah memandang atau mengejar sebuah penghargaan.
Sebab yang terpenting baginya, melaksanakan tugas sesuai dengan amanah yang ia emban. “Selama ini, kami berupaya memberikan yang terbaik demi suksesnya pendidikan di Loteng, ketika kami mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat, itu sangat kami syukuri kendati tidak pernah mengharapkannya,” katanya.
Diakuinya, selama ini pihaknya tidak mempungkiri, banyak kemajuan dibidang pendidikan, terhitung sejak tahun 2012 silam, saat itu pihaknya masih menjabat sebagai Kabid Dikdas. Dan sat itu, pihaknya ditunjuk sebagai ketua Pokja pengembangan pendidikan inklusif, deklarasi kabupaten penyelanggaraan pendidikan inklusi.
Dari dua program tersebut, Alhamdulillah semuanya terlaksana sesuai yang telah direncanakan. Sehingga pemerintah pusat melalui program inovasi, telah memberikan kepercayaan.
Dijelaskan, untuk program pendidikan ingklusi, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Universitas Surabaya (Unesa). Dimana pihak Ganesa telah memberikan ruang khusus bagi guru inklusi di Loteng untuk belajar.
“Sekitar 38 guru SD SMP yang sebelumnya kami sudah dikirim ke Ganesa, pendidikannya sampai sekarang masih terus berlanjut dan bisa saja nantinya mereka akan dijadikan sebagai pasilitator oleh pihak inovasi,”bebernya.
Selain hal diatas, Loteng juga termasuk kabupaten kota tercepat dalam pemetaan lembaga pendidikan berbasis titik koordinat, artinya semua sekolah sudah terdata sesuai dengan alamatnya, sehingga akses pendidikan yang dituju sudah jelas.
Sedangkan untuk penghargaan yang diberikan saat ini, mendapatkan predikat terbaik dalam pelaksanaan Penjaminan Mutu Pendidikan melalui kegiatan kemitraan dengan LPMP NTB, dalam program diklat penyiapan calon kepala sekolah. (ap/adv)

Share this post