Wabup Lantik 266 Kasek SD dan SMP Se Loteng

Wabup Lantik 266 Kasek SD dan SMP Se Loteng

92 Diantaranya Tidak Memiliki NUK

Lombok Tengah SR – Bertempat di eks ruang sidang utama DPRD Lombok Tengah (Loteng), sebanyak 266 Kepala sekolah (Kasek) SD SMP dilantik. Dari 266 kasek tersebut, 180 kasek mengisi sekolah yang kosong, 86 diroling, sehingga berjumlah 266.
Ironisnya lagi terdapat 92 orang dari 266 yang dilantik malah tidak memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS), sebagai salah satu persyaratan mutlak sebagai kepala sekolah.
Pelantikan tersebut, langsung oleh Wakil Bupati Loteng HL. Pathu Bahri S. Ip, Senin (11/03/2019).
Dalam pidatonya Wakil Bupati Loteng HL Pathul Bahri, menekankan kepada kepala sekolah, untuk menjaga amanah, sebab sebagai seorang pemimpin, nantinya akan dimintai pertanggung jawabannya kelak di akherat.
Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada semua kasek agar melaksanakan tugasnya dengan sebaik baiknya. “Sebagai seorang pimpinan itu amanah dan nantinya akan dimintai pertanggugjawaban di akherat kelak, termasuk jabatan saya sebagai wakil bupati juga demikian, makanya saya mengatakan demikian, itumerupakan bagian dari saling memperingati, agar bisa berbuat dan melaksanakan tugas sesuai dengan aturan,” katanya.
Selanjutnya, menjadi seorang kepala jangan sekali kali punya tujuan tertentu, artinya pimikiran yang negative, misalnya saja untuk mencari keuntungan dan popularitas untuk disanjung sanjung.
Sebab jika tujuannya seperti itu, maka pihaknya yakin nantinya, kasek tersebut tidak pernah memikirkan sekolah, namun berfikir bagaimana caranya untuk mendapatkan keuntungan.
“Di sekolah ada namanya Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Siswa Miskin (BSM) dan beberapa bantuan lainnya, itu harus di alokasikan sesuai dengan peruntukan. Dan jika seorang kasek bertujuan untuk menguntungkan diri, maka pasti semua bantuan akan disunat, makanya saya harapkan sebagai seorang kasek jangan sekali kali punya tujuan untuk meraup keuntungan pribadi, sebab itu adalah amanah,” ungkapnya.
Dikatakan, dalam beberapa waktu dekat ini, sekolah akan melaksanakan Ujian Nasional (UN), untuk memaksimalkan hasil ujian nanti, kembali pihaknya meminta agar lebih focus melaksanakan tugasnya.
Sebab pihaknya tidak menginginkan kelulusan di Loteng menempati urutan buncit, namun pihaknya berharap lulusan lulusan Loteng terbaik dari kabupaten lain. Selain itu, jika sudah melaksanakan tugas dengan baik, maka pihaknya oftimis Sumber Daya Mansuia (SDM), para generasi penerus khususnya putra Loteng, akan menjadi cikal bakal calon pemimpin terbaik masa depan.
‘Kesemuanya itu, tentunya tergantung dari kita sekarang, makanya kasek yang dilantik dituntut lebih proaktif, sehingga nantinya SDM Loteng menjadi lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawean Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng HM Nazili mengatakan, pihaknya tidak menutupi, kalau dari 266 kasek yang dilantik ada yang tidak memiliki NUKS. “Saya tidak pungkiri, dari 266 kasek yang dilantik ada 92 belum mengantongi NUKS, tetapi bukan berarti mereka melanggar aturan,” katanya.
Dijelaskan, dalam pelantikan ini, terdapat 180 sekolah yang di jabat PLT, sedangkan yang sudah memenuhi persyaratan atau memiliki NUKS, sebanyak 80 orang. Melihat masih banyaknya sekolah yang belum terisi, sehingga pihaknya mengambil jalan lain.
“Persyaratan sebagai kepala sekolah, harus memiliki 3 persyaratan diantaranya, memiliki NUKS, pangkat minimal golongan 3d dan sudah memiliki pengalaman selama 2 atau 3 tahun,” bebernya.
Sedangkan, dari 92 orang yang belum memiliki NUKS, rata rata mereka sebelumnya sebagai PLT dan sudah golongan 3d, dan itu dinyatakan layak diangkat sebagai kepala sekolah.
“Rata rata dari 180 sekolah itu dijabat oleh PLT dan mereka dinilai sudah memenuhi persyaratan, sehingga tidak menyalahi aturan, kendati mereka belum memiliki NUKS,” terangnya.
Ditanya apakah semua yang menjabat sebagai PLT, mereka didifinitipkan sebagai kasek, mantan kadis Tenaga Kerja dan trasmigrasi Loteng ini mengaku, tidak semua PLT diangkat sebagai kasek, namun sebagian besar, mereka didifinitipkan, dengan alasan sudah memenuhi persyaratan sebagai kasek.
Pantauan Suara Rinjani, dalam pelantikan tersebut hadir, Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng HM Nursiah, Kepala Dinas Pendidikan Loteng H. Summum, Asisten I bagian pemerintahan HL. Amin dan sejumlah pejabat lainnya. (ap)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or