Kejari Loteng Berlakukan Program Zona Integritas

Kejari Loteng Berlakukan Program Zona Integritas

Lombok Tengah SR – Kantor Kejaksaan Negeri, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kab. Loteng, Prov. NTB), kini telah memberlakukan program Zona Integritas.

Maksud Kejari dalam memberlakukan program Zona Integritas adalah tidak lain untuk menciptakan rasa aman, nyaman, adil, dan tentram khususnya didalam lingkungan gedung kantor Kejari.

Adapun bentuk dari operasional pemberlakuan program Zona Integritas tersebut yakni, barang bawaan setiap pengunjung yang hendak mendatangi atau masuk ke dalam lingkungan gedung kantor Kejari Loteng, sebelumnya akan dititipkan seluruhnya di dalam loker tentunya dengan penjagaan ketat petugas keamanan di Kejari.

“Khusus untuk pengunjung wartawan disini kita berikan pengecualian. Dikarenakan nantinya keperluan serta kebutuhan tugas wartawan adalah terkait dengan permintaan wawancara sehingga wartawan bisa kita berikan barang bawaan seperti peralatan untuk melakukan kegiatan wawancara, baik itu ponsel ataupun kamera,” kata Kepala Kejari (Kajari) Loteng, Ely Rahmawati, SH, MM, MH, Kamis (21/02/19).

Diberlakukannya program ini, kata Kajari, niat awalnya adalah dalam rangka melakukan perubahan, pembenahan diri terkait dengan sikap dan pencegahan  terjadinya tindak Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Termasuk juga program ini dilengkapi dengan SOP tata cara penerimaan tamu juga pemasangan pinggir print serta unit pintu pengaman sekaligus menjadi batas antara luar dan dalam lingkungan gedung kantor Kejari. Dengan telah diberlakukannya program Zona Integritas tersebut, nantinya tidak ada lagi interaksi antara masyarakat yang terkait perkara dengan pegawai Kejari.

“Insha Alloh, program yang telah mulai berjalan ini paling tidak adalah sebagai salah satu bentuk upaya kami dalam mencegah terjadinya KKN dilingkungan Kejari. Sekaligus juga keamanan, sehingga tidak semua orang bisa masuk dan bertemu langsung dengan pihak pegawai yang ada di kejaksaan,” tegasnya.

Kalaupun nanti ada warga masyarakat yang ingin mengetahui dan mempertanyakan perkembangan perkaranya, maka cukup akan diterima Kejari diruang depan. Setelah itu penjaga yang ada diruang depan pun akan melaporkan ke dalam maksud dan kepentingan warga mendatangi Kejari.

“Apabila warga yang datang hendak berniat ingin bertemu salah satu petugas di Kejari semisal untuk mempertanyakan perkembangan proses hukum kasus atau perkara yang dialaminya, petugas Kejari tersebut untuk langsung bertemu diruang depan tadi dan ditempat ini akan diberikan penjelasan secara normative,”pungkasnya. (ang)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or