2019, Loteng akan Bangun Desa dan Kelurahan Sadar Hukum

2019, Loteng akan Bangun Desa dan Kelurahan Sadar Hukum

Lombok Tengah SR- Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), ditahun 2019 ini mewacanakan, ada desa dan kelurahan yang akan dijadikan sebagai pilot project sadar akan hukum.

Demikian dikatakan langsung oleh Asisten I bagian pemerintahan Ir HL. Amin MM, saat membuka penyuluhan hukum di lingkup pemda Loteng, Rabu (20/02/19).

Lebih jauh ia menjelaskan, menunjuk satu desa atau kelurahan yang sadar akan hukum, itu dinilai sangat penting, lebih lebih di Loteng pada khususnya dan NTB pada umumnya, menjadikan satu desa ataupun kelurahan yang sadar akan hukum, sampai saat ini belum terbentuk.

Atas dasar hal itulah, Loteng mewacanakan agar ada desa atau kelurahan yang dijadikan percontohan, tentang kepatuhan hukum. “Semoga saya tida salah, untuk percontohan tentang sadar hukum di desa desa ataupun kelurahan, sampai saat ini belum ada, semoga ini yang pertama di Loteng dan sukses,” katanya.

Kesadaran akan kepatuhan hukum, baginya itu sangat penting, sebab jika kesadaran hukum sudah terpatri dalam diri seseorang atau masing masing orang. Maka pastinya mereka akan enggan melakukan kesalahan, terutama dalam kasus kasus besar yang tidak dibolehkan oleh aturan.

Dan jika ini sudah sukses, maka pihaknya oftimis baik penegak hukum ataupun memberikan soalisasi terjadap kepatuhan hukum, itu dinilainya tidak terlalu penting. Sebab masing masing orang sudah memahami akan segala yang akan dilakukan, terutama yang bersebrangan langsung dengan hukum yang berlaku.

“Kalau kita semua sudah sadar akan hukum, saya yakin tak ada lagi tindak kejahatan ataupun yang melanggar aturan dan para penegak hukum pun tidak akan repot melakukan sosialiasi, sebab masing masing orang itu sadar sadar akan apa yang mereka lakukan,” bebernya.

Diakuinya, untuk menjadikan desa atupun kelurahan sadar hukum, tentunya itu terasa sulit, namun akan semakin parah ketika hal ini tidak segera dilakukan.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya akan mengupayakan agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), untuk lebih bersinergi, terutama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Selain itu, pihaknya juga akan melibatkan seluruh jurnalis Loteng, sebab keberadaan teman teman jurnalis sangat penting, sebab wartawan paling mengerti dengan lapangan, sehingga mereka sudah tahu mana saja desa yang berpotensi untuk di jadikan pilot projeck penegakan supermasi hukum.

Termasuk bagaimana caranya melakukan pengembangan atau sosialisasi, kepada masyarakat. Insyaallah teman teman wartawan sudah menguasi ilmu ilmu semacam hal tersebut. (ap)

Share this post