Pelantikan yang Gagal, Bupati-Wakil Bupati Kembali Tidak Sejalan..?

Pelantikan yang Gagal, Bupati-Wakil Bupati Kembali Tidak Sejalan..?

Lombok Timur, SR- Kembali dipertontonkan indikasi tidak sejalannnya kebijakan antara Bupati Lombok Timur H Sukiman Azmy dengan Wakilnya, H Rumaksi. Sebelumnya, kedua pemimpin Lotim yang baru beberapa bulan dilantik ini berbeda pandangan soal tanah ulayat Tampah Boleq, Jerowaru, dimana Bupati meminta PT Temada, colling down, namun Wakil Bupati malah menghadiri peletakan batu pertama pembangunan hotel di Tampah Boleq tersebut.
Kali ini, Sukiman-Rumaksi, terindikasi tidak sejalan dengan mutasi yang sedianya akan dilaksanakan, pada Rabu (13/02/19) lalu, padahal undangan dan para calon pejabat yang akan mengisi sejumlah SKPD dan Camat tersebut sudah siap untuk dilantik, namun tiba-tiba dibatalkan dengan alasan yang tidak jelas.
Sekda Lotim, H.Rahman Farly, yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Lotim, M.Khairi datang ke lokasi pelantikan dan langsung mengambil mic. Ia meminta kepada semua pejabat yang akan dilantik untuk kumpul. Sekda memberikan penjelasan mengenai masalah batalnya pelantikan tersebut.
Dalam penjelasan Sekda mengatakan diundurnya pelantikan ini karena ada masalah administrasi yang harus dikelirkan. Agar kedepannya tidak terjadi persoalan didalamnya yang akan berkonsekwensi didalamnya.
“Kami meminta permohonan maaf atas ditundanya pelantikan ini sampai ada undangan kembali didalamnya,” kata Sekda singkat dan langsung meninggalkan lokasi pelantikan.
Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Eko Rahady, SH., sangat menyesalkan kejadian pelantikan pejabat batal di saat semua pejabat yang mendapat undangan sudah siap dengan pakaian lengkapnya. Baginya, sungguh memalukan, dan ini menjadi preseden buruk bagi pemerintahan Sukiman-Rumaksi yang baru seumur jagung udah terlihat tidak kompak dalam hal mutasi ini.
“Ini memalukan apa yang dipertontonkan oleh pemimpin Lotim ini. Apa-apaan ini, masak orang sudah diundang dan berjam-jam menunggu di ruang pelantikan, lalu seenaknya bilang pelantikan batal dan ditunda. Aneh kan,”katanya dengan nada kesal, via telepon selulernya, Jumat (15/02/19).
Lanjut Eko, panggilan akrabnya, seharusnya, kejadian ini tidak perlu ada, kalau kedua pemimpin Lotim itu memosisikan dirinya sebagai orang yang diberikan amanat oleh rakyat. Tidak ada lagi, mana tim Sukma, mana tim Harum dan mana tim Fiddin. Sukiman –Rumaksi itu adalah pemimpin rakyat Lombok Timur, jadi harus melihat rakyat Lombok Timur secara menyeluruh.
“Tapi kayaknya, saya menduga ada faksi-faksi antara tim 1 dan tim 2, sehingga terjadi tarik ulur para pejabat yang akan dilantik ini. Infonya sih, Bupati tidak mau tanda tangan SK pelantikan karena ada kelebihan pejabat yang akan dilantik dari kesepakatan awal,” ujarnya.
Bagi Eko, kepada pemipin kita ini mari jangan pertontonkan kepada rakyat dagelan yang tidak mendidik seperti ini, kasian para calon pejabat yang sudah berpakaian rapi, dan berpanas-panasan, namun pelantikan yang diharapkan berlangsung malah dibatalkan dengan alasan yang tidak jelas.
Hal senada juga diungkapkan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Nahdlatul Wathan Lombok Timur, melalui Wakil Ketuanya, Irwan, bahwa apa yang diperlihatkan pemimpin kita soal mutasi batal ini adalah mungkin saja ada yang belum rampung administrasinya atau kendala lain yang kita tidak ketahui.
“Ya, kita berhusnuzzon saja dulu lah kepada pemimpin kita. Tapi jangan hal ini terulang lagi, kurang enak kita tonton,” ujarnya.
Kita tetap berkeyakinan bahwa kedua pemimpin kita ini adalah orang yang beritegritas karena dipilih rakyat Lombok Timur. “Beliau-beliau ini harus mampu menempatkan diri sebagai pemimpin Lombok Timur secara utuh, tidak lagi melihat ini orang itu, itu orang mereka. Ayo bekerjalah demi kepentingan rakyat Lombok Timur, yang memilih Bapak-bapak,”pungkasnya.
Salah seorang calon pejabat yang berhasil dimintai keterangan melalaui WA yang identitasnya minta ‘dihidden’, mengaku adanya ‘penyusupan’ nama-nama pejabat yang masuk menjadi indikasi batalnyanya pelatikan tersebut. “Ada penyusup… hehe” katanya melalui pesan singkat WAnya.
Bupati Sukiman, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat yang dikirim, hingga berita ini ditulis tidak ada jawabannya.(fen)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or