SUARA PENDIDIKAN 

UPTD Dikbud Aikmel Berpacu Tingkatkan Pelayanan dan Kembangkan Potensi

Sebagai prioritas utama dalam melaksanakan programnya, Unit Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Aikmel adalah menyukseskan visi-misi Pemda Lombok Timur (Lotim) lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menuju masyarakat yang Adil, Sejahtera, dan Aman. Memberikan pelayanan yang optimal dalam memajukan dunia pendidikan melalui Satuan Pendidikan (PAUD, SD, SDI, SMP, dan SMP IT) di wilayah binaan UPTD Dikbud Aikmel secara konverhensif adalah hal yang sangat prinsipil dalam mewujudkan Akselerasi Pembangunan Lotim. Sebagaimana yang disampaikan Sebaah, S.Pd., Kepala UPTD Dikbud Aikmel, kepada awak Suara Rinjani.

Lombok Timur, SR : Ditemui di ruang kerjanya, Sebaah, S.Pd., Kepala UPTD Aikmel, Kamis (24/1/2019) lalu menyampaikan apa yang menjadi program yang menyasar di seluruh Satuan Pendidikan di wilayah binaannya. Setidaknya, secara garis besar ada 4 poin penting sebagai penekanan program yang telah disiapkan. Antaranya adalah : Mengembangkan visi-misi Pemda Lotim, Pembenahan, Pengembangan Potensi, dan Pengembangan bakat dan keterampilan peserta didik.

“Jadi, apa yang menjadi program pembangunan pendidikan secara konverhensif menyentuh semua personal dalam Satuan Pendidikan (Kepala Sekolah, Guru, Pegawai, Siswa) di seluruh wilayah binaan UPTD Dikbud Aikmel,” kata Sebaah.

Lebih jauh Sebaah, beberapa hal yang menjadi materi pembenahan dimaksud adalah : 1). Perlunya penampilan data dalam ruangan kantor Dikbud. 2). Pemerataan sebaran Guru dalam lingkungan Satuan Pendidikan di Wilayah kerja UPTD Dikbud Aikmel. 3). Rasionalisasi GTT dan PTT di tingkat Satuan Pendidikan dalam lingkup UPTD Dikbud Aikmel.

Sebaah menjelaskan, dengan adanya tampilan data maka, akan nampak gambaran terkait dengan Satuan Pendidikan di lingkup wilayah binaan UPTD Dikbud Aikmel. Data yang ada memuat jenis, komponen, aspek dan lainnya. Beberapa hal yang tergambar sebagai pandangan pertama adalah potensi, kelebihan/kekurangan, dan keunggulan dari masing-masing Satuan Pendidikan.

“Di ruangan Kantor UPTD Dikbud Aikmel akan kita lengkapi dengan data-data penting tersebut, sehingga siapapun dia yang masuk ke Dikbud Aikmel, bahkan hingga Stakeholder akan mendapat gambaran terkait dengan UPTD Dikbud Aikmel dengan Satuan Pendidikan di wilayah binaannya,” terang Sebaah.

Menurut jebolan Pengawas SD di lingkungan UPTD Dikbud Aikmel ini, sebaran Guru di wilayah binaan UPTD Dikbud Aikmel dinilainya masih belum merata (ada yang kelebihan, ada yang kekurangan). Menurutnya, sebaran tersebut harus ditata, sehingga tidak terjadi kondisi adanya satuan pendidikan yang kekurangan guru,

Demikian pula halnya dengan rasionalisasi GTT (Guru Tidak Tetap/Guru Non PNS) dan PTT (Pegawai Tidak Tetap/Pegawai Non PNS). Adanya kekurangan Guru negeri nantinya akan ditempatkan juga GTT. “Itulah yang saat ini sedang kita sipkan usulan, baik GTT maupun PTT untuk segera dibuatkan SK oleh Bupati,” kata Sebaah.

Tak ketinggalan dan menjadi suatu keniscayaan adalah banyaknya siswa yang berpotensi yang harus diberikan kesempatan untuk maju dan berkembang. Tidak saja dalam bidang akademik, melainkan juga dalam bidang non akademik. Tidak saja lewat ajan OSN dan O2SN, melainkan juga lewat kegiatan lainnya.

“Siswa didik yang potensial itu seyogyanya kita berikan ruang dan kesempatan seluas-luas dan selebar-lebarnya untuk menunjukkan potensinya. Dengan prestasi akademik, non akademik, bakat, minat dan kegemarannya kita arahkan dan kesempatan bagi mereka untuk maju dalam pengembangan potensinya. OSN, O2SN, Hardiknas/HUT RI, kegiatan kepanduan/keperamukaan adalah merupakan wadah untuk mereka. Dengan demikian, mereka akan termotivasi untuk dapat maju dan berprestasi lewat berbagai even-even yang ada,” papar Sebaah.

Satu hal yang penting untuk digalakkan terus adalah adanya kegiatan silaturrahmi antar Guru. “Dulu pernah kita lakukan dalam bentuk kegiatan Olah Raga, dan lainnya, dan perlu diaktifkan lagi,” cetusnya (Kus/adv).

Related posts

%d blogger menyukai ini: