Soal DD, Mangkung Paling Tinggi, Semparu Nomor Buncit

Soal DD, Mangkung Paling Tinggi, Semparu Nomor Buncit

Lombok Tengah SR- Pasca pemerintah pusat menaikkan jumlah anggaran desa, khususnya di Lombok Tengah (Loteng), Desa yang paling tinggi mendapatkan anggaran adalah Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat Loteng..

Sedangkan desa yang paling sedikit mendapatkan anggaran, adalah Desa Semparu Kecamatan Kopang Loteng. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Loteng Drs Jalaluddin.

Dimana untuk Desa Mangkung sendiri lanjutya, nilai anggaran yang diterimanya tahun ini setelah pemerintah pusat menaikkan anggaran untuk desa senilai Rp 3, 4 Milyar. Sedangkan untuk Desa Semparu kurang lebih Rp 1, 7 Milyar.

Besarnya anggaran tersebut, pihaknya mengharapkan untuk bisa dimanfaatkan sebaik baiknya. Artinya beberapa perencanaan yang sudah dibuat, agar dilaksanakan sesuai dengan aturan.

Sehingga tujuan pemerintah pusat menaikkan jumlah anggaran tersebut terlaksana, yakni pemerataan pembangunan guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. “Pemerintah pusat telah menambah anggaran untuk desa, oleh karena itu saya mengharapkan agar pemerataan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat terwujud,” harapnya.

Selanjutnya, di tahun 2019 ini pihaknya tidak ingin lagi mendengar kepala desa tersangkut hukum dn berakhir di jeruji besi. Biarlah pengalaman yang lalu, mari dijadikan pembelajaran agar tidak melakukan penyelewengan anggaran.

“Yang lalu biarlah itu kita jadikan pembelajaran, dan tahun ini saya tidak mau mendengar ada kades yang masuk penjara,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk menghindari penyalahgunaan anggaran, pihaknya akan menggandeng pihak kejaksaan untuk mendampingi, sehingga nantinya para kepala desa memahami penggunaan anggaran tersebut.

“Tahun 2017 lalu, MoU TP4D sudah kita lakukan, tahaun ini insyaallah MoU tersebut kembali akan kita lakukan dengan pihak kejaksaan,” tutupnya. (ap)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or