DPD KNPI Lotim Pertanyakan Mekanisme Pengangkatan Kepala Pasar

DPD KNPI Lotim Pertanyakan Mekanisme Pengangkatan Kepala Pasar

Lombok Timur SR -Beredaranya ‘isu’ terkait tarik menarik siapa yang menjadi kepala pasar di Pasar Kelas A dan B di Lotim, sehingga sampai ditekennya SK kolektif bagi kepala pasar se Lombok Timur, memantik perhatian KNPI Lombok Timur.
Hasil investigasi kami di lapangan, isu pertama, ada tarik menarik antara menetapkan kepala pasar yang lama dan yang baru dengan penggantinya adalah orang lain yang diusulkan oknum timses (SUKMA), ketika wacana ini sempat memuncak pada pertengahan Desember 2018 lalu.
Kemudian muncul lagi isu kedua, wacana pengganti kepala pasar yang lama dengan yang baru dengan ASN Golongan II/a. Wacana ini menguat sampai bulan Desember dan dianggap itu menjadi jalan tengah menyelesaikan ‘kisruh’ persoalan mengganti kepala pasar yang lama dengan yang baru (non ASN) , dengan menaruh diduga oknum timses.
“Namun ternyata wacana menaruh ASN sebagai kepala pasar ini kandas juga, di detik-detik terakhir yang jadi kepala pasar di beberapa pasar yang kami investigasi adalah kembali ke usulan awal, yaitu usulan dari oknum timses Sukma pada Pilkada tahun lalu. Contoh di pasar Tanjung Luar dan Pasar Keruak,”beber Ketua DPD KNPI Lotim Taufik Hidyat, melalui siaran persnya kepada media ini, Sabtu (05/01/2018).
Lanjut Taufik, persoalannya adalah, pertama: mampukah pasar kita nantinya menembus target dari Bapenda Lotim jika kepala pasar ini adalah “titipan”? Kedua: apakah SDM nya punya pengalaman di bidangnya.
“Untuk itu kami meminta kepada Bupati agar meninjau kembali kepala pasar yang ada di wilayah selatan. Khususnya di Tanjung Luar dan Keruak,”pintanya.
Kata Taufik, pada prinsipnya kami mendukung langkah Bupati dan Wakil Bupati untuk melakukan pergantian di semua kepala pasar di Lombok Timur, namun harapan kami di OPD Bapenda tidak bermain mata dengan oknum yang tidak bertanggung jawab yang dapat merusak nama baik Bupati.
“Pihak Bapenda jangan bermain-main juga, karna kami yakin Pak Bupati tidak mengetahui hal – hal ini,” pungkasnya. (vin)

Share this post