Bupati Serahkan Bonus kepada Atlet Berprestasi

Lombok Timur SR – Pemerintah Kabuapten Lombok Timur (Lotim), memberikan perhatian besar terhadap atlet berprestasi. Bupati Lotim memberikan atlet berprestasi berupa reward, yang berlaga di Porprov X 2018 di Mataram belum lama ini. Penyerahan reward ini, diberikan langsung Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, MM, di Pendopo Bupati Jumat malam (21/12).
Mengawali sambutanya, Bupati H.M.Sukiman Azmy, menyampaikan, terima kasih kepada seluruh komponen yang terlibat baik Atlet, pelatih maupun KONI Lotim. Sehingga, Porprov tahun ini berjalan baik. Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya disampaikan juga kepada para Atlet yang prestasi, sehingga mendapatkan mendali.
“Semoga kedepan lebih baik lagi. Yang belum berprestasi jangan patah semangat, karena ikhtiar sudah dilakukan, do’a telah dipanjatkan. Tidak ada yang mau kalah, tapi harus kita akui ada yang lebih baik dari kita,”ucap Sukiman.
Dalam kilas balik meriahnya pembukaan dan penutupan Porprov ini, dikatakan Sukiman saat penutupan terdapat satu hal yang membuatnya cukup tersentuh, dari ucapan Gubernur NTB. Ucapan Gubernur yang ditujukan ke Lotim, Lombok Timur punya banyak rakyat, wilayah yang sangat luas, desa yang banyak dan bahkan serapan Dana Desa (DD) cukup tinggi, tapi yang mengikuti Porprov nomor dua dibawah KLU.
Baginya, ucapan Gubernur itu sangat sederhana, tapi bagi yang mau berpikir dan dicermati, itu adalah cambuk, untuk meraih prestasi yang lebih baik dimasa-masa yang akan datang.
Gubernur sambung Sukiman, sudah menyanggupi Poprov akan menjadi gawe sekali dalam dua tahun. Artinya, waktu untuk mempersiapkan diri cukup relatif singkat. “Semua elemen saya minta agar menyinsingkan lengan baju. Yang dapat emas pertahankan, yang dapat perak naikkan jadi emas dan yang mendapat perunggu naikkan jadi perak,”harap Sukiman. “Atlet, pelatih dan semua yang terlibat, untuk berbenah dan mengintrospeksi apa yang tidak kita miliki. SDM dan dana kita punya, hanya prasarana yang tidak kita punya, untuk mencetak atlet yang berprestasi,”tambahnya.
Bupati Sukiman, tidak menampik adanya atlet daerah ini yang dibajak daerah lain. Itu terjadi, akibat dari ketidakpedulian terhadap nasib para atlet berprestasi. Untuk itu, ia mengajak untuk menancapkan niat, terpatri dalam hati sanubari, bahwa siapa yang berprestasi di Gumi Patuh Karya ini, akan mendapatkan tempat yang layak atas prestasinya. “ Saya menantang para atlet untuk berptestasi. Prestasi atlet, akan dihargai,”tegasnya.
Kedepan ungkap Bupati Sukiman, semua cabang olah raga yang ada di Lotim, satu cabor akan didampingi oleh satu OPD. OPD, yang akan memimpin, dan membina cabor tersebut tidak bekerja dengan optimal, akan dievaluasi kinerjanya.
“KONI diharapkan membuat proposal yang akan dievaluasi pada APBDP tahun 2019 sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama minimal pada porprov dua tahun yang akan datang, bisa mendongkrak perolehan mendali menaikan pringkat “ untuk itu prestasi menjadi tolok ukurnya,” pungkasnya.
Sebelumnya Ketua KONI Lombok Timur, Drs.H.Makbul Maya dalam laporanya menyampaiakan ucapan terima kasih kepada semua pihak, yang telah mendukung kontingen Lombok Timur dalam rangka mengikuti Porprov X NTB tahun 2018. Terlebih kepada Pemda Lotim, yang memberikan perhatian yang sangat besar kepada KONI, Cabar, Pelatih dan Atlet.
Dikatakan Makbul Maya, beberapa minggu KONI dilantik langsung diberikan kantor yang sangat representatif dan strategis. Namun disisi lain akunya, menjadi beban, jika tidak bisa memberikan kontribusi kepada pemda Lotim, berupa prestasi Atlet, minimal ditingkat provinsi.
“Pada Porprov X NTB tahun 2018 ini, kita memproleh medali sebanyak 88, dengan rincian 19 emas, 35 perak dan 34 prunggu dibandingkan dengan Porprov tahun sebelumnya ada peningkatan dengan prolehan mendali sebanyak 65,”ucapnya.
Untuk Atlet dan pelatih berprestasi, KONI telah mempersiapkan bonus yang besaranya sama dengan porprov tahun 2014. Bonus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada. Namun demikian, atas perhatian Bupati H.M.Sukiman Azmy memberikan reward dua kali lipat, dianggapnya sebagai bentuk perhatianya terhadap atlet berprestasi.
“Untuk mendali emas perseorangan dari 5 jt menjadi 12 juta dan untuk beregu dari 9 jt menjadi 15 jt, Perak perseorangan dari 5 juta menjadi 7 juta dan beregu dari 6.5 juta menjadi 10 juta sedangkan perunggu perseorangan dari 2 juta menjadi 5 jt dan beregu dari 3.5 juta menjadi 7 juta. Sedangkan untuk pelatih dari 1 juta emas menjadi 1.5 juta juta, Perak dari 750 ribu menjadi 1 juta dan perunggu dari 500 ribu menjadi 750 ribu,”pungkasnya.
Hadir Pada Acara tersebut Forkopimda Kab.Lombom Timur, OPD terkait, Jajaran Pengurus KONI Lombok Timur dan seluruh Pelatih dan Atlit dari berbagai Cabang Olah raga. (vin)

Share this post