SUARA DESA 

Lebih Dekat dengan Kades Terpilih Desa Semoyang, Siapkan Program Unggulan

Perjuangan Masyarakat Desa Semoyang dalam Pilkades lalu tidak sia sia, Kepala Desa terpilih ternyata jauh sebelumnya sudah mempersiapkan trik trik jitu dalam membangun Desa. Belum dilantik, Lima Program Unggulan sudah dituntaskan

SAPARUDDIN AL MUJURI
LOMBOK TENGAH

LEGA DAN ALHAMDULILLAH, itulah bahasa yang tepat diucapkan masyarakat Desa Semoyang Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah. Pasalnya dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang telah dilaksanakan serentak se Lombok Tengah pada tanggal 24 bulan Oktober 2018 lalu, perjuangan mereka tidak sia sia.
Dimana membangun Desa telah ia percayakan kepada Zulkarnaen SPd MPd, artinya masyarakat telah mengantarkan Zulkarnaen sebagai kepala desa terpilih. Setelah memperoleh suara terbanyak.
Tidak sia sianya, dukungan yang mereka berikan, ia bisa buktikan dengan keseriusannya membangun Desa Semoyang Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah.
Pasalnya, belum dilantik sebagai kepala desa difinitip, ternyata Zulkarnaen sudah mampu menuntaskan Lima program, tanpa harus menunggu anggaran wajib, seperti Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).
“Alhamdulillah, tidak sia sia kami bersama masyarakat memperjuangkan beliau sebagai kepala desa di Desa kami, habis belum saja dilantik, Lima program sudah tuntas dilaksanakan,” kata salah seorang masyarakat Desa setempat, Gatot Suherman.
Dari Lima program tersebut diantaranya, dibidang pendidikan sudah memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana untuk Taman Kanak Kanak. Dibidang pertanian sudah membangunkan saluran irigasi terisier.
Selanjutnya untuk kepemudaan, sudah dilakukan pemberdayaan dan kretifitas pemuda berupa pelatihan perbengkelan. “Lima Program tersebut ada yang sudah tuntas, ada yang masih di kerjakan dan ada juga yang masih tahap pelatihan, pada intinya sebelum dilantik, ke Lima program tersebut sudah selesai,” katanya.
Dijelaskan, untuk program pendidikan, saat Hari Guru Nasional (HGN), beliau telah memberikan bantuan sarana dan prasarana bagi TK di Desa Semoyang.
Sedangkan untuk pembangunan irigasi teresier, terhitung sejak bulan Juli hingga November, bantuan irigasi dari Kementerian PU pusat, sebanyak 2 yunit dan 1 dari Dinas Pertanian Lombok Tengah. Selanjutnya 5 buah handtraktor, 12 buah handsprayer dan 3 buah mesin pompa air.
Sedangkan untuk pelatihan perbengkelan dari Dinas Tenaga Kerja Lombok Tengah.
“Belum saja dilantik, sudah menunjukkan bukti keseriusan membangun Desa Semoyang dan insyaallah Desa Semoyang akan menjadi Desa yang siap Bersaing dan ini tentunya berimbas kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Terimakasih pak Zul,” cetusnya.
Sementara itu Zulkarnaen SPd MPd selaku kepala Desa terpilih mengatakan, membangun sebuah perubahan tidak harus berpangku tangan dan mengandalkan sesuatu yang ada. Artinya ketika sebagai pimpinan di suatu desa, yang memiliki anggaran khusus dari pemerintah, memulai suatu perubahan, hanya mengandalkan anggaran yang ada.
Namun sebaliknya, sebagai pimpinan harus berupaya semaksimal mungkin, guna mencapai suatu keberhasilan atau menciptakan perubahan, jika menginginkan desa tersebut maju atau berubah, salah satunya di Desa Semoyang Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah.
“Sebagai pimpinan harus mencarikan solusi lain diluar anggaran yang ada, sebab anggaran yang ada sudah wajib diterima, makanya untuk mengimbangi anggaran baik dari ADD ataupun DD, harus dicarikan solusi lain. Jika pimpian tersebut, menginginkan perubahan, termasuk yang sudah saya lakukan, saya sudah bekerjasama dengan sejumlah SKPD termasuk dengan beberapa anggota dewan kita,” paparnya.
Alumnus magaster Unram ini menambahkan, sebagai pimpinan atau kepala desa, rasa gengsi itu harus dibuang, sebab kegengsian itu bisa mengakibatkan perubahan tersendat sendat. Sebab dimasing masing instansi pemerintahan, sudah ada pos pos program yang harus dijemput dan itu diperuntukkan untuk masyarakat.
“Kendati saya menjabat sebagai kepala desa, saya ikhlas di sebut kolot, sebab yang terpenting adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan menunjukkan perubahan bagi desa, itulah yang diutamakan,” sebutnya.
Dalam memperjuangkan Desa Semoyang, tentunya itu sebuah kewajiban yang harus dilakukan, selama usaha dan upaya yang dilakukan, tidak melanggar aturan.
Sebab sebagai seorang pimpinan, memberikan yang terbaik bagi masyarakat itu suatu kewajiban.
Didalam agama seorang pemimpin itu adalah amanah, jika amanah tersebut tidak dilaksanakan dengan baik, maka kelak itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah. Untuk itulah, membangun desa dengan pondasi agama, insyaallah tercatat sebagai amal ibadah dan tentunya Allah akan memberikan pahala bagi pimpinan yang amanah dalam melaksanakan tugasnya.
“Dengan pondasi Ikhlas membangun dan melaksanakan amanah sebagai pimpinan, insyaallah Allah akan memberikan pahala sesuai dengan perbuatan kita,” ucapnya.
Selanjutnya, sebagai program yang sudah tercantum dalam misi dan visi, tentunya ini akan menjadi tugas bersama, yang harus ia tuntaskan dan mempertanggungjawabkan, tentunya dukungan masyarakat sangat menentukan arah pembangunan kedepannya.
Pada tahun pertama, beberapa program yang diprioritaskan, harus dituntaskan, termasuk ruas jalan menuju Dusun Tanak Awu Setampeng harus rampung. (**)

Related posts

%d blogger menyukai ini: