Perihatin Kasus Bq Nuril, Pemuda NW NTB Minta Muslim Dinonjobkan

Mataram SR – Kasus dugaan pelecehan seksual Baiq Nuril Maknun oleh Kepala SMAN 7 Mataram, telah berujung pidana. Anehnya, yang dipidana bukan pelaku, melainkan korban yang kini ditetapkan sebagai pidana Mahkamah Agung (MA) dengan petikan putusan pasal 226 juncto pasal 257 KUHAP nomor 574 K/PID.SUS/2018.
Dimana Baiq Nuril di jerat 6 bulan penjara, denda Rp 500 juta, karena dianggap telah melanggar UU ITE, menyebar luaskan atau mentransmisikan percakapan dugaan perselingkuhan Muslim dengan bendaharanya inisial L.
Atas Ketidakadilan yang diterima Bq Nuril, membuat Pimpinan Wilayah Pemuda NW NTB melalui Sekretarisnya, Muh. Fihiruddin angkat bicara dan meminta Walikota Mataram H Ahyar Abduh, menonjobkan serta memperoses secara aturan kepegawaian saudara Muslim.
Permintaan itu beralasan, karena, Muslim tidak layak secara moral menduduki jabatan dilingkungan Pemkot Mataram.
“Masak orang yang sudah melecehkan kaum perempuan harus dibina. Bisa saja dunia pendidikan hancur dan korban korban bertambah,” tegasnya, Sabtu (17/11).
Dia mengatakan, apa yang dilakukan Muslim terhadap Baiq Nuril, sudah mencoreng wajah pendidikan di Kota Mataram bahkan NTB umumnya. Seorang top leader pendidik berprilaku mesum di lingkungan pendidikan tempat dia bekerja.
Terlebih, yang bikin tidak masuk akal. Pada saat kasus ini muncul dan viral, malah pak Walikota mempromosikan Muslim menjadi salah satu Kabid bahkan rencana Kepala Dinas.
“Kami anggap pak Walikota tidak peka terhadap permasalahan ini. Masalah ini menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Anehnya pak walikota terkesan cuek dengan permasalahan ini,” tudinganya.
Lanjut Ketua DPC Hanura Loteng ini, jika persoalan ini twrus dibiarkan Wali Kota Mataram, kami akan melakukan aksi dan mendesak Wali Kota mencopot Muslim dari jabatannya dan diproses secara etika kepegawaian.
” Kami minta Pak Wali Kota untuk bertindak cepat. Jangan biarkan dunia pendidikan di NTB ini rusak gara-gara kelakukan satu orang saja,” pungkasnya. ( ror)

Share this post