SUARA DESA 

FKKD Jadwalkan Roadshow Ke 21 Kecamatan Serap Aspirasi

FKKD Lombok Timur (Lotim), sudah menyiapkan agenda kegiatan dalam 100 hari pengurus baru. Hal yang menjadi agenda utamanya setelah Pengukuhan kepengurusan FKKD oleh Bupati Lotim adalah keliling ke 21 Kecamatan, dimulai minggu-minggu ini hinggu 21 hari ke depan. Sebagaimana disampaikan Khaeri Fathullah, Ketua FKKD Lotim kepada awak Suara Rinjani, Selasa (6/11/2018).

Lombok Timur, SR – Khaeri Fathullah, Ketua FFKD Lotim periode 2018-2023 menyampaikan bahwa, dalam kunjungannya tersebut untuk menyerap aspirasi dari wilayah masing-masing kecamatan. Kata dia, semua Desa se wilayah Kecamatan se Lotim tersebut dipastikan menyampaikan aspirasinya terkait dengan kondisi wilayah dan potensi desa setempat.
“Alhamdulillah, usai pengukuhan kepengurusan FKKD oleh Bupati Lotim tadi pagi, Selasa (6/11), kami (Pengurus FKKD) segera akan berkeliling ke 21 Kecamatan se Lotim,” kata Khaeri Fathullah, sore Selasa via telepon selulernya.
Khaeri Fathullah menjelaskan, kelililing ke 21 Kecamatan tersebut dijadwalkan 1 hari untuk 1 Kecamatan, sehingga membutuhkan waktu selama 21 hari kunjungan. Menurutnya, sudah pasti banyak hal penting sebagai poin aspirasi nantinya. Dari semua aspirasi yang masuk tersebut akan menjadi bahan/matari bahasan kegiatan Rakerda yang dijadwalkan dalam beberapa minggu ke depan.
“Begitu selesai keliling ke 21 Kecamatan, kita jadwalkan untuk kegiatan Rakerda (Rapat Kerja Daerah) FKKD,” terang Khaeri Fathullah. Kata dia, terkait dengan seperti apa hasil Rakerda tersebut, yang jelas ada skala prioritas di antara poin dari hasil Rakerda yang nantinya akan teuraikan dalam program kerja.
Dirinya menyampaikan hal yang sangat penting sebagai prioritas utama adalah : Hearing dengan DPRD Lotim. Diakuinya bahwa, pihaknya sehari sebelum pengukuhan telah bertemu (hearing awal) dengan DPRD Lotim.
“Seblum dilantik kita sudah hearing dengan DPRD Lotim menyampaikan terkait dengan Regulasi No.3 tahun 2016 (yang mengacu kepada Kememdagri No. 83 tahun 2015 dan Kemendagri No. 67/2017) tentang perangka desa, diterima oleh para Ketua dan Komisi I (Bidang Pemerintahan),” kata Khaeri Fathullah, seraya menambahkan bahwa, dirinya sudah mendapatkan sinyal dari DPRD Lotim. “Insyaa Allah dalam minggu ke 3 November ini ada jawaban seperti apa (terkait revisi). Kalau misalkan belum kita lanjutkan dengan hearing kedua,” imbuhnya.
Prioritas kedua yaitu, mengupayakan adanya secretariat/Kantor FKKD yang selama ini belum ada. Kata dia, paling tidak keberadaannya sebagai secretariat sementara, sebelum adanya secretariat yang tetap untuk FKKD. “Itu juga yang ingin kita komunikasikan dengan Pemda,” cetusnya (Kus).

Related posts

%d blogger menyukai ini: