H Nasrudin : Tidak Benar Kemenag Ikut Campur Penggunaan BOS dan Pembelian Buku Madrasah

H Nasrudin : Tidak Benar Kemenag Ikut Campur Penggunaan BOS dan Pembelian Buku Madrasah

Mataram SR – Adanya temuan Ombudsman Perwakilan NTB terkait dugaan penekanan pihak Kementerian Agama kepada madrasah dalam penggunaan BOS dan pembelian buku ajar K13 yang diberitakan media dibantah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) H Nasrudin.
“Tidak benar pihak Kemenag ikut campur dalam penggunaan dana BOS madrasah, apalagi mau mengarahkan madrasah untuk membeli buku ke salah satu penerbit,” kilah H Nasrudin, di Mataram, Selasa (23/10/2018).
Lanjut H Nas, panggilan akrabnya, memang tidak dipungkiri ada puluhan penerbit dan pengusaha buku datang ke kantor untuk minta surat dukungan, tapi satupun tidak ada yang kami diberikan rekomendasi.
“Hanya kita bilang silahkan saja langsung ke madrasah, tawarkan buku- bukunya,” terangnya.
Justeru lanjutnya, pengadaan buku ajar yang harus dimiliki siswa sudah diatur dan harus dilaksanakan, masyarakat berterima kasih, karna di juknis jelas bahwa pemerintah mengamankan hak-hak siswa yang mana siswa harus dipenuhi kebutuhan bukunya setiap siswa harus pegang buku, satu siswa satu buku dan setiap mata pelajaran
“Makanya, sangat salah jika ada madrasah tidak belanjakan dana bosnya sebesar 20% untuk buku.
Saya menghimbau seluruh komponen masyarakat agar mengawasi penggunaan dana bos dan proses belajar mengajar di semua madrasah,”pungkasnya.
Untuk diketahui, dasar penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) itu sudah jelas aturanya melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 451 tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Penggunaan Dana Operasional Sekolah pada Madrasah. Pada satu item dalam juknis itu dijelaskan membeli buku non teks ( buku pengayaan untuk mendukung proses pembelajaran di setiap jenjang pendidikan dan jenis buku lainnya yang tersedia di perpustakaan madrasah). Termasuk anggaranya yang mencapai 20% dana BOS untuk pembelian buku ajar pokok yang diperuntukan bagi setiap siswa dan pegangan guru. (Vin)

Share this post