Peringatan Tahun Baru Islam di Pontren Syaikh Zainuddin NW Hidmat

Peringatan Tahun Baru Islam di Pontren Syaikh Zainuddin NW Hidmat

Lombok Timur SR – Peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1440 H di Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Selasa (11/9) berlangsung hikmat.
Acara tersebut diawali dengan pembacaan Hizib Nahdlatul Wathan oleh para ustadz, santri, kaum muslimin muslimat, warga Nahdlatul Wathan yang sudah memadati lokasi pengajian sejak pukul 08.00 wita.
Sekretaris Panitia Peringatan Hari Besar Islam, TGH. Ihsan Safar, SS dalam laporannya menyampaikan bahwa pengajian dalam rangka memperingati tahun baru hijriah pada saat ini merupakan sebagai bentuk rasa syukur kita kepada sang khaliq yang telah diberikan segala nikmat pada tahun sebelumnya, disamping itu pengajian 1 Muharram merupakan tradisi yang sudah diwariskan oleh pendiri NW selaku guru besar kita, Al Magfurulah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
“Alhamdulillah kita dapat memperingati tahun baru Islam sebagaimana guru besar kita sewaktu hayat selalu memperingatinya dengan mengadakan pengajian dan syafaah, semoga kita senantiasa tetap kompak ngiring guru besar kita” ucapnya
TGH. Ihsan juga menyampaikan, peringatan 1 Muharram kali ini juga dirangkaikan dengan pembacaan do’a akhir tahun dan do’a awal tahun secara berjamaah oleh santri dan jamaah di masjid Darul Qur’an Wal Hadist Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Senin malam (10/9).
Ia juga menyampaikan, pengajian 1 Muharam ini sekaligus sebagai ajang silaturrahim kita dengan jamaah haji dari KBIH Syaikh Zainuddin yang baru saja tiba di kampung halaman setelah melaksanakan ibadah haji di tanah suci makkah beberapa waktu lalu. “Seluruh jamaah haji dari KBIH Syaikh Zainuddin NW Anjani yang kita undang hadir ditempat kita ini” tandasnya.

Ketua Umum PBNW melalui Sekretaris Jenderalnya, Dr. TGH. Lalu Muhyi Abidin, MA. dalam sambutannya menyampaikan kita ini adalah Ahlussunah wal Jamaah yang jelas tuntunan syariatnya, lebih-lebih kita warga Nahdlatul Wathan.
“Mari kita lestarikan sunatan hasanah yang sudah di contohkan oleh guru besar kita almagfurulah maulanasyaikh,” ajaknya.
Sekjend. PBNW juga menghimbau pengurus organisasi sampai ke tingkat ranting, agar mendata jamaah dan madrasah NW yang rusak akibat gempa bumi yang melanda pulau Lombok. Organisasi tetap berkoordinasi dengan para dermawan, donatur dan pihak terkait yang akan menyalurkan sumbangan untuk korban gempa. “Sekiranya ada sumbangan dari para dermawan, madrasah/sekolah NW akan kita perioritaskan supaya anak-anak kita secepat mungkin dapat menikmati pendidikan yg dikarenakan madrasah/sekolah mereka rusak akibat gempa,” tandasnya.
Lanjutnya, kita harus bahu membahu membantu saudara-saudara kita, duka mereka duka kita juga,” pungkas Mamiq Muhyi, panghilan akrabnya.
Sementara itu pembimbing KBIH Syaikh Zainuddin NW Anjani TGH. M. Nasir Abdul Mannan, dalam pengajiannya yang sekaligus menceritakan perjalanan ibadah haji jamaah di bawah naungan KBIH, selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Makkah.
“Alhamdulillah semua jamaah haji KBIH dapat menunaikan ibadah haji dengan sempurna,”ungkapnya.
Ia juga tidak lupa menyampaikan salam Mudir dan ulama lainnya yang menjadi masyaikh di Madrasah Assaulatiyah Makkah, terutama kepada Ummuna Ketua Umum PBNW dan semua jamaah warga NW.
“Setelah melaksanakan ibadah haji kami juga mengajak semua jamaah bersilaturrahim ke Madrasah Assaulatiyah, kita hiziban disana dan mendengarkan pengajian para ulama,”pungkasnya.
Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H dihadiri Ketua Umum PBNW bersama jajaran pengurus, Masyaikhul Mahad DQH NW Anjani, santri dan warga NW.(vin)

Share this post