Selesai Masa Jabatan, Bupati Ali BD Pamit kepada ASN

Selesai Masa Jabatan, Bupati Ali BD Pamit kepada ASN

Lombok Timur SR – Terhitung hari ini, Kamis (30/8/2018) Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moch Ali Bin Dachlan – H Haerul Warisin mengakhiri masa jabatannya sebagai pemimpin Lombok Timur, sejak dilantik 30 Agustus 2013 silam.
Bupati Ali BD mengungkapkan dunia birokrasi merupakan tempat belajar banyak hal, akan tetapi setelah keluar di dunia birokrasi bukan berarti harus berhenti berkreatifitas dan mengabdikan diri kepada masyarakat dan Daerah.
Hal ini disampaikan Bupati Lombok Timur, saat melakukan silaturrahim dengan sejumlah Kepala OPD, Asisten dan Kepala Bagian lingkup Kantor Bupati pada hari terakhir berakhir masa jabatannya periode 2013-2018 pada tanggal 30 Agustus 2018, Kamis (30/08/2018).
Menurutnya, jabatan Bupati hanya sebuah tugas, namun sebagai manusia pengabdian kepada daerah tidak terbatas 5 tahun ini saja.
“Begitupula jika ASN telah memasuki masa pensiun. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dalam mengabdi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Untuk itulah ia berpesan agar semua ASN tetap mengedepankan Profesionalitas dalam bekerja serta membantu Bupati terpilih dalam melaksanakan tugas demi kemajuan Daerah.
“Terlebih setiap pemimpin mempunyai gaya kepemimpinan sendiri-sendiri, sehingga sebagai bawahan harus dapat menyesuaikannya,” pesan Ali BD.
Bupati yang mangakhiri masa jabatannya pada periode kedua ini juga menyampaikan terimakasih atas bantuan dan kerjasama ASN yang selama ini banyak membantu tugas-tugasnya sebagai Bupati Lombok Timur dan secara umum dirinya mengaku cukup puas atas kinerja bawahannya.
“Permohonan maaf juga kami sampaikan jika ada kesalahan dan tali silaturrahim kita sesama manusia akan tetap terjaga,” pesanya.
Asisten Ekonomi dan Kesra Sekda Kabupaten Lombok Timur, Drs.Sahabudin, MM juga mengungkapkan silaturrahim tersebut digagas secara spontan oleh Kepala OPD dan kepala bagian lingkup kantor bupati untuk menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terimakasih kepada Bupati serta meminta masukan dan saran untuk pelaksanaan tugas kedepannya.
Sementara itu untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati Lombok Timur, maka ditunjuk Penjabat Bupati yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri. SK Penjabat Bupati Lombok Timur sampai hari ini masih ditunggu salinan keputusannya di Kemendagri di Jakarta.
“Penjabat Bupati akan bertugas sampai dengan dilantiknya Bupati depinitif. Jika salinan SK sudah diterima, dijadualkan Pelantikan penjabat bupati Lombok Timur besok Jumat , 31 Agustus 2018 di Kantor Gubernur NTB,” ungkapnya. Lanjutnya, jika SK tersebut belum diterbitkan, maka jabatan Bupati akan diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati yang ditunjuk dengan Keputusan Gubernur NTB. Pelaksana Harian yang ditunjuk akan bertugas sampai dilantiknya penjabat Bupati.(vin)

Share this post