SUARA DESA 

Mantapkan Hasil Pilkades, DPMD Bimtek Panitia Pilkades

Lombok Tengah SR – Setiap sesuatu pekerjaan, tentunya diperlukan kesiapan, guna menghasilkan sesuatu yang diharapkan. Termasuk dalam pemilihan Kepala Desa (Pilkades), serentak, yang jatuh pada tanggal 24 Oktober 2018 mendatang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah (Loteng) Drs Jalaluddin mengaku, pemantapan menuju pesta demokrasi tingkat Desa, sudah dilakukan jauh sebelumnya. Mulai dari pengangkatan panitia pemilihan, pemutakhiran data, sosialisasi dan sejumlah program lainnya.
Sedangkan baru – baru ini pihaknya kembali sudah memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada panitia pemilihan kepala desa. Dimana dalam bimtek tersebut, dilaksanakan secara serentak.
Dalam Bimtek tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi menyeluruh kepada para panitia terkait regulasi dan mekanisme yang harus dijalankan. Terutama dalam memverifikasi syarat dukungan para bakal calon yang akan bertarung di Pilkades serentak di 96 desa 24 Oktober mendatang.
“Pada intinya, semua yang menyangkut suksesi pilkades serentak kita sudah siapkan, baik dari segi sarana prasarana, termasuk sumber daya manusia masing masing panitia,” katanya.
Ditambahkan, persyaratan administrasi bakal calon dilakukan pada 21 Agustus hingga 9 September. Dan pemberitahuan hasil penelitian itu di sampaikan pada 10 September.
Baru setelah itu dilakukan perbaikan syarat dukungan hingga 16 September. Setelah melakukan perbaikan, katanya, baru kemudian dilakukan penelitian hasil perbaikan tersebut dari 17-19 September. Dan pengumuman bakal calon yang lulus persyaratan adminsiterasi dan dukungan dilakukan pada 20 September.
“Penetapan calon dan pengundian nomor urut serta penyampaian laporan calon kepada BPD dilaksanakan pada 21-22 September,” terangnya.
Penetapan calon dan pengundian nomor urut lanjutnya, itu dilaksanakan pada tanggal 23 September. Sedangkan untuk tahap kampanye dilakukan pada 18-20 oktober dan massa tenang serta pembersihan alat peraga dilaksanakan pada 21-23 Oktober. “Baru setelah itu, tahapan selanjutnya kita lakukan pengadaan dan pendisteribusian perlengkapan pemungutan dan penghitungan sura,” pungkasnya.
Ditempat yang sama, Kepal Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan pada DPMD Loteng, Tahsim Badri menyampaikan, diberikannya bimtek kepada semua panitia pilkades, tentunya ini bertujuan agar seluruh tahapan atau persyaratan pilkades dilaksanakan sesuai aturan.
Sebab jika ada persyaratan yang tidak dilaksanakan, tentunya ini bisa berakibat patal, terutama bagi para pendukung masing masing calon.
“Jadi permasalahan terkecil sangat kita hinder apalagi yang besar, makanya adanya bimtek ini meupakan bagian dari mengantisipasi terjadinya persoalan tersebut,” katanya.
Mekanisme pencalonan harus dipenuhi oleh semua calon, setelah pemberkasan dilakukan, dari hasil pemberkasan tersebut, akan dikuatkan oleh panitia.
Panitia akan turun ke lapangan atau mendatangi semua warga yang memberikan dukungan, kepada calon bersamaan dengan saksi.
“Lampiran BA-5 yang harus terisi dalam verifikasi itu juga harus jelas. Jika memang didampingi saksi bakal calon, maka silahkan diisi form keikutsertaan saksi itu,” terangnya.
Demikian juga untuk warga yang memberikan dukungan kepada dua atau lebih Balon Kades melalui KTP. Ada form yang diisi di B1 Balon Kades yang didukung maupun tidak. Selain itu Tahsim juga mengatakan, dalam melakukan verifikasi, panitia juga harus jeli karena ini bisa jadi polemik. Apalagi jika verifikasi ini bisa menjadi penentu sebuah balon gagal jadi calon.
“Makanya, verifikasi syarat dukungan ini harus dengan cara mendatangi rumah pendukung secara keseluruhan, bukan sample,” ungkapnya. (AP)

Related posts

Leave a Comment

Or

%d blogger menyukai ini: