BUMDES Srikandi Labuhan Lombok, Lauching Usaha E-Warung

BUMDES Srikandi Labuhan Lombok, Lauching Usaha E-Warung

Bumdes Srikandi Labuhan Lombok Kecamatan Pringgabaya, gerak cepat melakukan Diversifikasi Usaha. Selama ini, dikenal hanya dengan Usaha SP (Simpan Pinjam), namun sekarang, penuh semangat melakukan terobosan yang jitu, kreatif, inspiratif dan inovatif. Dalam tahun 2018 ini sudah tampil dengan performance yang meyakinkan. Setidaknya, ada 3 jenis usaha yang siap melayani masyarakat, tanpa terkecuali. Sebagaimana disampaikan oleh pengurus Bumdes Srikandi Labuhan Lombok kepada awak Suara Rinjani belum lama ini.

Lombok Timur, SR – Desa Labuhan Lombok di bawah kepemimpinan Hajjah Siti Zaenab Masarro, semakin menujukkan potensinya. Hal tersebut dilihat dari jenis usaha yang kini dikembangkan bertambah menggeliat saja. Sedikitnya ada 4 jenis usaha yang sudah dikembangkan yaitu : Unit Simpan Pinjam, E-Warung Gotong-Royong, BRI Link, Pengembangan Teknologi Tepat Guna Olah Sampah.
“Ke depan sedang kita siapkan untuk pendirian Bumdes Mart,” cetus Irfan, Ketua Bumdes Srikandi Labuhan Lombok, Kamis 19/7/18 lalu. Kata dia, beberapa model isi/barang sudah disiapkan antaranya : Foto Copy, ATK dan lain-lain. Menurutnya, pihaknya di bawah binaan dan arahan Kades Labuhan Lombok sedang menyiapkan proposal terkait dengan Bumdes Mart dimaksud.
Irfan didampingi Sekretaris (Rohili, S.Pd) dan Bendahara Bumdes Srikandi (Dahlia, A.Md) menjelaskan, unit usaha yang sudah berjalan saat ini telah berjalan dengan baik sebagaimana harapan. Di antaranya, Simpan Pinjam, E-Warung Gotong-Royong, BRI Link.
“Belum lama ini kita sudah melayani para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau saat ini dikenal sebagai PKH (Program Keluarga Harapan) lewat E-Warung Gotong-Royong bekerjasama dengan BRI Link,” terangnya.
Sedangkan, lanjut Irfan, terkait dengan Bumdes Mart, pihaknya sudah mendapat gambaran sehubungan dengan bidang yang akan menjadi garapannya. Selain dari Fotocopy dan ATK, juga aneka produk dari masyarakat, maupun kelompok dan pemerhati pelestarian lingkungan.
“Salah satu contoh yang saat ini menjadi bagian dari focus kami dalam menjalankan Bumdes Mart adalah terkait dengan Pokdarwis,(Kelompok Sadar Wisata),” cetus Irfan.
Lanjutnya, Pokdarwis memiliki produk hasil karya berupa souvenir dan kerajinan lainnya yang akan ditampung-salurkan lewat Bumdes Mart. Menurutnya, lebih daripada itu sebenarnya yang dapat dilakukan dalam mensuport kepentingan perekonomian masyarakat.
“Sehingga tidak akan mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat sekecil apapun, apalagi sampai mematikan usaha masyarakat yang ada,” imbuhnya (rdi).

Share this post