Penerima TS Dituntut Berikan Bukti

Penerima TS Dituntut Berikan Bukti

Lombok Tengah SR – Kepala Seksi (Kasi ), Pendidikan Agama Islam (PAI) pada kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah (Loteng), Muhammad Salim MPdI, mengaku pihaknya tidak mengharapkan janji muluk – muluk ataupun hadiah lainnya.
Terhadap para guru yang sudah terdaftar sebagai penerima Tunjangan Sertifikasi (TS), terutama bagi guru PNS yang mengajar di Sekolah SMP ataupun SD.
“Kepada guru penerima TS, khususnya guru agama yang mengajar di sekolah, baik SMP ataupun SD, kami tidak mengharapkan hadiah atau apapun bentuknya. Cuman kami berharap berikan bukti keseriusan mereka mengajar dengan prestasi dan peningkatan kwalitas pendidikan,” katanya Kamis, (5/7) lalu.
Dengan adanya bukti berupa peningkatan kwalitas pendidikan, paling tidak dengan cara menyuguhkan prestasi, maka pihaknya sangat lega dan merasa, timbal balik tunjangan yang mereka terima, terbayar. “Saya sangat senang ketika mendengar kabar, ada siswa berprestasi di satu sekolah, lebihnya lagi prestasi tersebut dibidang agama,” ungkapnya.
Dikatakan, saat ini, jumlah penerima TS guru agama, lebih dari 400 orang. Mereka tersebar diseluruh sekolah negeri. Keberadaan mereka sangat di harapkan, mampu memberikan penanaman nilai nilai kegamaan.
Lebihnya lagi ditengah era globaliasi, penanaman nilai nilai keagamaan sangat di harapkan, sebab tanpa membentengi mereka dengan hukum hukum agama, maka bisa jadi generasi penerus, tergerus pergaulan bebas.
Hal senada juga dikatakan Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kemenag Loteng Drs HL As’ari, ia mengaku pendidikan keagamaan di sekolah sangat di harapkan untuk bisa ditingkatkan. Artinya jangan hanya mengandalkan jam aktif, namun paling tidak guru agama bisa membuka pengajian di luar jam wajib.
“Mengajarkan agama hanya pada jam wajib, saya rasa masih kurang, makanya kami berharap besar guru agama bisa membuka pengajian di luar jam ngajar,” pintanya. (AP)

Share this post