SUARA MATARAM 

Muldoko : Presiden Jokowi Terus Bangun Infrastruktur dan SDM Berkeadilan

Lombok Timur, SR – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Pur.) Dr H Muldoko, SIP menegaskan bahwa sejak awal pemrintahan Presiden Jokowi JK berkomitmen memabngun bangsa dengan mengedakan keadilan di seluruh tanah air. Hal ini terlihat dalam kurun 3,5 tahun berjalan ini telah berhasil membangun berbagai infrastruktur di berbagai daerah seperti Papua, Kalimantan, Sumatera melalui perbaikan infrastruktur jalan, dermaga dan lain sebagainya. Pembangunan infrastruktur adalah bagian konektifitas budaya dan nilai bangsa.
“Sekarang ini harga bensin di Papua sama dengan yang ada di Pulau Jawa, termasuk harga semen sak yang dulunya mencapai 1 juta rupiah namun sekarang ini bisa sama dengan daerah lain. Karena Presiden Jokowi mengedepankan pembangunan yang berkeadilan,”tegas Muldoko di depan puluhan ribu santri dan warga NW, pada acara Adzikrol Hauliyah ke 53 Mahad DQH NW Anjani, Ahad (24/6).
Demikian juga lanjut Muldoko, pelabuhan-pelabuhan kita diperbatasan dan di daerah-daerah terluar cukup bagus dan tidak kalah dengan pelabuhan yang ada di negara perbatasan kita. Akan tetapi banyak orang kita tidak mau melihat itu sebagai sebuah hasil kerja pemerintah sekarang ini.
“Di Indonesia sekarang ini ada 3 genjaga yang sangat sulit yaitu, minta maaf, minta tolong dan terima kasih. Bangsa ribut karena tiga hal tadi,”tandasnya.
Lanjutnya, pembangunan infrastruktur juga mengandung nilai keadilan. Untuk 2019 pemerintah akan mengarahkan pembangunan meningkatkan sumber daya manusia (SDA) setelah 3,5 tahun ini pemerintah terus membangun infrastruktur. Pembangunan SDA mutlak dilakukan karna saat ini dunia mengalami perubahan cepat, siapa yang santai kita akan ditinggal dengan kemajuan zaman yang pesat. Sekarang, kita masuki reformasi industri dimana semua serba mesin dan berkurangnya tenaga manusia karena diganti dengan teknologi dan robot.
“Akan tetapi kita tidak perlu pesimis, namun sebaliknya tanamkan rasa optimisme membangun diri dan bangsa,”tegasnya.
Terakhir kata Muldoko, kepada santri mengharapkan apa yang diajarkan di pesantren Mahad ini menjadi benteng Islam dan bangsa Indonesia dan pemerintah memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan NW bersama santrinya dalam mebangun Agama dan bangsa tercinta ini.
“Persiapkan diri dengan keahlian yang mumpuni, karena 2020 akan ada perubahan yang kompleks dilingkungan sendiri, kreatifitas dan inovasi menjadi solusi kita. Jika tidak ada inovasi kalian akan mati. Gunakan teknologi untuk jangkauan dakwah kita. Jagalah bangsa ini melalui dakwahnya,”pungkasnya. (vin)

Related posts

%d blogger menyukai ini: