Subhanallah.! Thullab Baru Mahad DQH NW Anjani Tembus 1.430 Orang

Subhanallah.! Thullab Baru Mahad DQH NW Anjani Tembus 1.430  Orang

Lombok Timur SR – Mahad Darul Qur’an wal Hadits Almajidiyah Assyafiyah Nahdlatul Wathan, adalah anak emasnya almagfurulah Maulana Syaikh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid. Bahkan dalam setiap kesempatan semasa hayat beliau sering mengumpamakan anak mah’ad ada sebagai anak kandung laki-laki beliau yang siap melanjutkan perjuangan organisasi NW.
Hal ini pun terbukti, karena thullab mahad memang dikader untuk menjadi Muballig para wali dan ulama yang siap menyebarkan panji-panji Islam melalui Nahdlatul Wathan. Puluhan ribu alumi atau yang akrab disebut Mutkharrijin untuk alumni laki dan Mutkharrijat untuk sebutan alumni wanitanya tersebut di berbagai derah di Nusantara ini mengamalkan ilmunya bahkan ada sampai ke luar negeri.
Tahun ini, Mahad DQH NW yang berpusat di Anjani Lombok Timur NTB genap berusia 53 tahun. Dalam usia setengah abad lebih ini minat masyarakat untuk memasukkan anaknya ke perguruan salafi yang didirikan ulama terkemuka ini tidak pernah surut, bahkan tahun ini jumlah thullab/tholibat (mahasiswa/wi) mencapai 1.430 orang dengan rincian, thullab (laki) 726 orang, Tholibat (wanita) sebanyak 704. Jumlah ini akan terus bertambah, sampai waktu pelaksanaa Adzikrol Hauliyah (ulang tahun) ke 53 yang dilaksanakan, Ahad (24/6) besok. Demikian disampaikan Sekretaris (Katib) Mahad DQH NW Anjani, Ust H M Nasir Husaeni BA dalam laporannya pada cukuran massal Sabtu (23/6).
Pada Cukuran massal ini dihadiri Mudir Madrasah Assaulatiyah Makkah, Syaikh Majid Said Masud Salim, beberapa Masyaikh Solatiyah, Ketua Umum PBNW Hj St Raihanun ZAM, Amidul Mahad DQH NW Anjani, RadenTuan Guru Bajang KH Zainuddin Atsani M.Pd.I., semua masyaikh Mahad.
Amidul Mahad DQH NW Anjani, Raden Tuan Guru Bajang KH Zainuddin Atsani, mengaku sangat bahagia dan bersyukur atas masih terus eksis nya perguruan tinggi pengkaderan wali dan ulama ini. Ini adalah buah yang didapatkan pendiri Mahad Darul Qur’an wal Hadits termasuk bukti kekeramatan beliau yaitu almagfurulah Maulana Syaikh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid.
“Maka wajib bagi kita sebagai penerus perjuangan beliau untuk tetap kompak untuk bersatu dalam terus mengembangkan apa yang diwariskan kepada kita sebagai murid dan keturunanya,” tegas Amid.
Menurutnya, dua tahun terakhir ini thullab mahad Alhamdulillah selalu tembus 1000 lebih. Inilah bukti kita terus mendapat keberkahan dari pendiri Mahad. Oleh sebab itu maka bagi thullab baru mulailah berkat untuk menuntut ilmu dan bersihkan hati.
“Karena kunci ilmu itu adalah bersih niat dan hati termasuk bersih zohiriyah. Semoga dengan cukuran rambut bagi semua thullab baru yang laki-laki ini sebagai simbol membersihkan hati secara total untuk menuntut ilmu di mahad ini,”harapnya.
Ketua Umum PBNW Ummuna Hj St Raihanun Zainuddin AM dalam pengarahannya menitipkan pesan kepada thullab mahad untuk terus kompak untuk bersatu dalam menjaga dan memperjuangkan orang NW untuk kejayaan Islam dan keutuhan Bangsa Indonesia.
“Mahad ini didirikan oleh Wali Kutubulaktob (raja para wali sedunia), yaitu Maulanasyaikh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid. Jadi janganlah merusak nama mahad ini. Jadi murid Maulanasyaikh yang selalu taat kepada Allah dan berahklak mulia,” imbuhnya.
Pada acara cukuran Massal itu juga dilakukan pengijazahan kitab-kitab bagi thullab dan tholibat mahad yang tamat tahun ini sebanyak 520 orang yang pengijazahan nya langsung dipimpin Mudir Madrasah Assaulatiyah Makkah, Syaikh Majid Said Masud Salim.
Wakil Amid Mahad, TGH Anas Hasyri menyampaikan bahwa mahad itu keutamaannya adalah ada pada kesederhanaan, baik dari pakaian dan sistem belajarnya. Berpakaian di mahad itu harus sederhana mengikuti apa yang telah di wariskan Maulanasyaikh dulu. Jadi jangan buah-buahan pakaian yang berbeda.
“Maulanasyaikh itu kepada thullab mahad dulu mengatakan kenapa mahad berpakaian serba putih supaya semuanya bisa menunaikan ibadah haji,” katanya mengingatkan.
Selain lakukan pengijazahan kitab untuk thullab dan tholibat Mahad yang tamat, juga dilakukan pembaitan sebagai anggota Barisan Hizbullah NW oleh Ketua Umum PBNW Ummuna Hj St Raihanun Zainuddin AM. Itu artinya , thullab yang tamat otomatis menjadi anggota Barisan Hizbullah NW. (vin)

Advertisements

Share this post

Post Comment

Or