KPU Dahulukan Distribusi Logistik ke Daerah Terisolir

Lombok Barat SR – Memasuki hari ke dua, KPU Lombok Barat tengah giat lakukan lipat dan sortir surat suara sejak hari Senin lalu dan pastikan selesai hingga hari Rabu. Hasil sortir suara tersebut, beberapa diantaranya terdapat  belasan lembar surat suara rusak. 
Kerusakan surat suara ini bervariasi, ada yang kertasnya bolong, burem dan robek. Pihak KPU bakal mengajukan penggantian surat suara jika jumlahnya kurang dari jumlah DPT dan Pemungutan suara ulang (PSU). Setelah persiapan logistik selanjutnya tahapan pendistribusian logistik tanggal 24-25 Juni mendatang. Untuk pendistribusian logistik ini pihak KPU mengutamakan daerah terpencil dan terisolir yang sulit dijangkau. 
Demikian disampaikan Divisi logistik KPU Lobar, Marlan kepada wartawan (22/5) lalu. 
Dijelaskan untuk sementara hasil lipat dan sortir surat suara Ditemukan lebih dari 10 lembar surat suara rusak. 
“Sementara ini ada lebih dari 10 lembar surat suara Ditemukan rusak, total keseluruhan belum kita ketahui karena masih proses pelipatan dan sortir,”jelas Marlan. 
Sedangkan surat suara yang palsu tidak ada ditemukan. Jenis kerusakan yang ditemukan pada surat suara jelasnya ada robek, terpotong, bolong, terkena tindasan dan ada warna yang burem atau tulisannya samar-samar.
Lantas apa Tindaklanjut KPU? Pihaknya  akan melakukan upaya pemusnahan. Pihaknya akan melakukan pleno dihadiri, panwaslu, Kepolisian, tim paslon dan unsur terkait untuk selanjutnya dibuat berita acara sebelum dimusnahkan.  Untuk penggantian surat suara sendiri jelasnya, nanti dilihat surat suara yang ada. 
“Jika memenuhi jumlah surat suara sesuai jumlah DPT dan tambahan PSU maka tidak diajukan penggantian. Sebab per boks jumlah surat suara bervariasi ada yang dari 2000 lembar dan lebih  dari 2000 lembar. Namun jika kurang dari itu maka pihaknya akan mengajukan penggantian surat suara sesuai kebutuhan,” ujarnya. 
Terkait surat suara yang beredar sebelum dilakukan pencetakan kata Marlan, surat suara tersebut dicetak atau printer di Mataram untuk keperluan simulasi dan sosialiasi bagi pada Paslon. Pada saat sosialisasi pihak KPU mengundang para tim paslon, Panwaslu dan unsur terkait.  Pada simulasi surat suara itu, pihaknya memastikan ke masing-masing paslon desain, nama dan titel serta foto yang dipakai dalam surat suara. Setelah semuanya sepakat barulah dibuatkan  master dan berita acara selanjutnya diserahkan ke Rekanan untuk dicetak secara massal. Sedangkan untuk pencetakan surat suara secara massal dilaksanakan sesuai katalog di   PT Aksara grafika Pratama. 
Setelah tahap penyiapan Logistik, selanjutnya dilaksanakan pendistribusian logistik pemilihan ke ppk dan PPS tanggal 24 -25 Juni mendatang. Khusus daerah yang memiliki geografi yangsl sulit berada di atas bukit, Terisolir dan terpencil pihaknya berupaya mengutamakan pengiriman logistik agar tidak terlambat tidak di daerah tersebut. Kemungkinan pengiriman logistik bakal dilakukan sehari sebelum pengiriman ke daerah yang mudah dijangkau. 
“Seperti beberapa daerah di Sekotong, Lembar dan beberapa titik yang sulit dijangkau itu kami prioritaskan untuk pengiriman logistik, itu lebih awal kami kirimkan. Pihaknya memastikan, meski pengiriman logistik lebih awal,  namun logistik dipastikan tetap aman karena akan dikawal oleh pihak kepolisian,” pungkasnya. (Wan)

Share this post