SUARA SUMBAWA 

Vaksinasi Capai 73 Persen, Pemkab Sumbawa ‘Jemput Bola’ Menuju 100 Persen

Sumbawa Besar, SR – Untuk program Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa di 2022 adalah tetap mengikuti Peraturan Pemerintah Pusat (PPP). Salah satunya program vaksinasi untuk menekan angka Covid-19 dengan mempercepat melakukan vaksinasi secara menyeluruh untuk meningkatkan head imuniti atau kekebalan tubuh.

Menurut data terakhir, untuk vaksin 1 sudah mencapai 73%, untuk vaksin 2 kita sudah mencapai 56% dan ini terus kita kejar agar imunity yang diprioritaskan oleh Pemerintah Pusat segera bisa tercapai. Dan itu membutuhkan memang tidak saja pemerintah, di sini kita juga kita libatkan TNI, Polri dan seluruh dukungan dari lapisan masyarakat.

“Kita harapkan pada saat pelaksanaan di setiap kecamatan dan  desa harus kita pemerintah berupaya menjemput bola agar masyarakat luas bisa menghadiri mengikuti vaksinansi tersebut,” kata Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Kabupaten Sumbawa Lalu Suharmaji Kertawijaya, kepada Suara Rinjani diruang kerjanya, Selasa (11/01).

Suharmaji menambahkan, kalau bisa vaksin 1, 100% yang kedua juga seperti itu karena sebentar lagi kita sudah mendapatkan persetujuan dari Kemenkes melalui direktur Kemenkes untuk melaksanakan vaksin kepada anak usia 6 sampai 12 tahun.

“Dan saat ini, Dikes sebagai lokus sedang melaksanakan sosialisasi kapada semua kepala UPT segala macam terkait sistem pelaksanaannya termasuk juga koneksi dengan Diknas karena umur 6 sampai 12 tahun itu umur anak-anak sekolah karena di pulau Jawa sudah dilaksanakan,” tuturnya.

Ia juga mengimbau agar protokol kesehatan tetap harus dijaga jarak, pakai masker, menghindari kerumunan dan cuci tangan. “Yang belum vaksin, silakan vaksin dan apabila belum masuk vaksin kedua agar segera melaksanakannya karena itu adalah salah satu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai Covid19 ini,” pintanya.

Dijelaskannya, sesuai dengan tema pembangunan Kabupaten Sumbawa, bahwa peningkatan ekonomi melalui peningkatan infrstruktur dalam arti luas, tidak saja jalan tapi juga di pertanian, perikanan, peternakan dan sebagainya.

“Untuk fokus infrastruktur kita lebih mengarah kepada pemeliharaan berdasarkan susunannya sudah ada, karena kalau kita menjamah 24 kecamatan dengan kondisi ekonomi kita saat ini tidak mungkin. Apabila ada bangunan, itu lebih kepada bagaimana pemerintah pusat memberikan kita sumber dana melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang saat ini sedang berproses,” ujarnya.

Kalau untuk akses jalan Sumbawa-Lunyuk, kata dia, karena itu adalah status jalan provinsi. Kita lebih dini sudah mengimpormasikan ke Dinas PUPR provinsi NTB dan juga ke Balai jalan provinsi yang di Sumbawa untuk segera dilakukan penanganan dalam arti untuk tidak menutup akses lalu lintas barang dan jasa.

Mengingat selama ini, penyumbang Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) terbesar itu dari sektor pertanian dan itu menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan dan kita juga fokus kepada pengembangan kawasan-kawasan potensial seperti contohnya sekarang, kita sudah mulai dengan food estate Labangka. Potensial di situ ada sapi, jagung.

“Program-program pemerintah pusat 2022 ini sedang kita proses. Antara lain strem estate yang ada di Moyo Utara,” tukasnya.

Lebih jauh dikatakan Suharmaji, terkait dengan investasi-investasi yang akan masuk seperti kemarin. “Pak Gubenur sudah menandatangani dengan Sumi Utomo dan PT Gas Indonesia untuk mengembangkan kawasan-kawasan perikanan dan kita upayakan itu menjadi basis di Sumbawa karena bagaimana pun potensi itu luar biasa,” ujarnya.

Lanjutnya, kita juga akan mengembangkan kawasan-kawasan lain, seperti pulau Bungin, pulau Moyo itu menjadi salah satu daya tarik wisata dan tidak terlepas juga kita akan mengembangkan UMKM karena dengan kondisi pandemi ini yang masih bertahan adalah UMKM-UMKM yang berada di masyarakat karena itu kita terus mendorong agar UMKM ini bisa berkiprah minimal di media untuk mengimformasikan bahwa produk kami bisa bersaing dan lain sebagainya sehingga beisa dijual dan kita bagaimana mensuport terlaksananya motogp di pulau Lombok dan salah satu upaya kita UMKM terus dorong, bahan-bahan hasil pertanian kita mensuplay hotel-hotel yang ada di sana, kita juga akan menarik pengunjung-pengunjung motogp untuk menikmati keindahan wisata kita di pulau Sumbawa.

“Dan meningkatkan investasi-investasi itu bisa saja melalui arena motogp yang ada di Lombok kita tarik mereka untuk berwisata dan membeli produk-produk Sumbawa,” pungkasnya. (fan/bgs)

 

Related posts

Leave a Comment

Or

%d blogger menyukai ini: