SUARA LOTIM 

Merasa Dipinggirkan, Ratusan Warga Sembalun Demo Soal HGU

Lombok Timur SR – Ratusan warga Desa Sembalun Kecamatan Sembalun, menggelar aksi di depan Kantor Bupati Lotim, Rabu (24/11). Kehadiran demonstran ini untuk memprotes pemerintah yang menerbitkan HGU kepada PT SKE di wilayah Sembalun, sebab, sejak keluarnya HGU PT SKE di awal 2021, konflik antara petani Sembalun dan perusahaan semakin menajam.
“Pasalnya, izin lokasi yang dikeluarkan oleh Bupati Lombok Timur dan sertifikat HGU yang dirilis Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak melibatkan petani Sembalun yang telah menggarap lahan tersebut selama 26 tahun,” tegas Koordinator aksi, Amrullah.
Ia juga menambahkan tidak jelasnya proses penerbitan izin dan tidak dijaminnya hak-hak petani Sembalun yang akan diusur dari tanahnya membuat masyarakat geram dengan kebijakan pemerintah yang cenderung berpihak kepada perusahaan dibanding rakyatnya.
“Selama proses konflik tanah ini, pihak perusahaan tetap beraktivitas dengan mencoba melakukan pemagaran di lahan tersebut, hingga menerbitkan surat pinjam pakai yang mengklaim bahwa petani Sembalun hanya berstatus sebagai peminjam diatas lahan tersebut.
“Untuk menjawab hal itu, pemerintah menjanjikan akan menyelesaikan konflik melalui skema pembagian Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA). Akan tetapi skema TORA yang ditawarkan ini tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang Reforma Agraria yang berlaku,” tandasnya.
Lanjutnya, juga mengacu pada perundang-undangan Agraria harusnya menjamin sertifikat bagi petani yang telah menggarap dalam jangka waktu yang lama. Juga, melakukan pembagian tanah (redistribusi tanah) eks HGU perusahaan kepada petani yang tidak memiliki tanah.
“Namun, apa yang terjadi, pihak pemerintah mencoba menipu masyarakat dengan menjanjikan akan melakukan pembagian 15 are kepada petani yang akan diusir dari tanahnya. Lalu mengklaim itu bagian dari Reforma Agraria dalam skema TORA,” kesalnya.
Dalam aksinya Petani Sembalun Menggugat menyatakan sikap yang isinya adalah, cabut sertifikat HGU PT SKE, jamin hak petani Sembalun melalui skema Reforma Agraria dan tetap menolak perusahaan dan pemerintah yang akan mengusir petani dari tanahnya. (Sr)

Related posts

Leave a Comment

Or

%d blogger menyukai ini: