SUARA PENDIDIKAN 

Civitas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang  Bersilaturahim ke Ketum PBNW

Lombok Timur  SR – Kamis (11/11), Ketua Umum PBNW TGKH Muhammad Zainuddin Atsani, Lc., M.Pd.I., didampingi Wakil Ketua II PBNW Prof. Dr Sayyid Agil al Idrus, Wasekjend. II PBNW Dr M Thohri, Wasekjend. III PBNW L Hariyadi Fauzi, M,Pd., dan Ketua Departemen Pendidikan dan Kebudayaan PBNW  DR. L. Sirajul Hadi M.Pd.,  menerima kunjungan silaturahim pimpinan dan dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Rombongan yang terdiri dari 25 orang ini tiba di lapangan Majlis Dakwah Hamzanwadi II sekitar pukul 14.00 wita. Turut ikut serta dalam rombongan adalah Wakil Dekan FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang  Bidang Akademik dan Pengembangan, Dr. Muhammad Walid, MA., serta Wakil dekan FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Marno, M.Ag.

“Alhamdulillah, kita akhirnya sampai di Pulau Lombok. Terima kasih sudah menerima kita dengan baik. Mohon maaf jika kedatangan kita mengganggu aktivitas Bapak dan Ibu. Kita kesini tentunya ingin menjalin silaturahmi,”  tutur Dr.Muhammad Walid, MA. dalam sambutannya. “Selain itu kita juga ingin mengetahui perkembangan Islam di pulau Lombok, karena masih banyak dari teman kita yang bingung kalau ke Lombok nanti sholatnya gimana, kalo ke Lombok makannya gimana, karena seperti yang kita ketahui bahwa Pulau Lombok ini secara geografis satu garis dengan Bali, dan di Bali itu masyarakatnya mayoritas bukan Islam,” sambungnya.

Dalam kata penerimaannya, Ketua Umum TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, yang juga Rektor IAI Hamzanwadi NW Lombok Timur, menyambut baik atas kunjungan civitas akademika FKIP UIN Malang ini.

“Alhamdulillah selamat datang di Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Lombok Timur. Jadi dengan kedatangan UIN Malang ini seperti ada chemistry, karena ibu saya, ummi saya pernah kuliah disana hingga semester 3. Alhamdulillah selamat datang di Lombok, kota dengan 1001 masjid, jadi tidak perlu khawatir mencari masjid, karena jarak 10 meter terdapat masjid, dimana-mana ada masjid,” ujarnya.

Sebagai pimpinan PBNW, beliau juga menceritakan secara singkat  lingkungan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin. Ia juga menyampaikan bahwa semenjak pandemi covid-19, santri dan santriwati tetap belajar di pondok meskipun di sekolah diliburkan, dan vaksin di lingkungan pondok pesantren Syaikh Zainuddin sudah hampir 100% untuk vaksin kedua dan sudah 100% untuk vaksin pertama.

“Itulah cara kami untuk kegiatan pendidikan tetap berjalan. Saya ucapkan sekali lagi terima kasih telah berkunjung, semoga kita menjalin silaturahmi yang baik, bagaimanapun silaturahmi yang baik, yang terus berjalan itulah silaturahmi yang disukai dan dicintai oleh Allah SWT” tutupnya.

Acara ini juga dihadiri civitas akademika IAI Hamzanwadi NW Lombok Timur. Acara dilanjutkan dengan doa dan diskusi mengenai modernisasi beragama dan ditutup dengan foto bersama. (tta)

Related posts

Leave a Comment

Or

%d blogger menyukai ini: