SUARA PENDIDIKAN 

Luar Biasa!  SMA NW Anjani Launching Bank Sampah Produktif

Lombok Timur SR – Sekolah Menenagah Atas (SMA)NW Anjani, melaunching Bank Sampah Produktif , di Aula sekolah setempat, Rabu (13/10). Program ini untuk mengorganisir para guru dan siswa yang mengumpulkan sampah yang sudah dipilah atau yang di sebut dengan sampah produktif guna memanfaatkan sampah menjadi barang yang ekonomis dan berkah .

Bank Sampah Produktif  memiliki beberapa manfaat bagi sekolah dan lingkungan hidup, diantaranya membuat lingkungan sekolah lebih bersih, menyadarkan siswa akan pentingnya kebersihan, dan membuat sampah menjadi barang ekonomis dan berkah. Demikian disampaikan Waka Kesiswaan SMA NW Anjani, Adi Kusmwan, dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan program ini juga dalam mengwujududkan sekolah yang bersih dan hijau tentunya Kegitan ini sebagai solusi. Ini adalah salah satu dari rencana kegiatan sekolah untuk gerakan menghijaukan lingkungan sekolah yang kami awali dengan membentuk bank sampah.

“Harapanya bank sampah ini akan membantu sekolah kita menjadi sekolah yang bersih, bebas sampah, asri, bermartabat, dan menjadi sekolah hebat,” tandasnya.“Ke depan Bank Sampah Produktif ini akan membuat program Infak Sampah Produktif yang hasil penjualannya di peruntukkan kepada anak yatim, orang tua jompo dan fakir miskin,”sambungnya.

Kepala SMA NW Anjani , Mustakim, MM.,  menyambut baik acara Launching Bank Sampah Produktif ini sehingga dia menegaskan bahwa sebaik baik manusia orang yang bermanfaat untuk dirinya dan untuk orang lain.

“Dengan nikmat yang diberikan Allah SWT kita dikaruniai akal, kita dikaruniai otak yang bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya dan alhamdulillah atas nikmat itu pula kemudian otak kita berjalan dan jadilah Bank SampahProduktif, yang insya Allah nantinya menjadi motor penggerak kebersihan di lingkungan sekolah dan menjadikan SMA NW Anjani bebas sampah,”pungkasnya.

Acara itu dihadiri  Kepala Desa Anjani, Kepala SMA NW Anjani, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan dan dewan guru SMA NW Anjani.(vin)

Related posts

Leave a Comment

Or

%d blogger menyukai ini: