SUARA DOMPU 

AKJ Jemput Sejumlah Program di Kementerian Pertanian RI

Dompu SR – Bupati Dompu, Kader Jaelani bersama Kapala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Muhammad Syahroni, SP, Kepala Dinas BPPKAD, Muhammad, ST dan Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Sahrul Ramadhan, SP menjemput sejumlah program di Kementerian Pertanian RI,hal Itu dilakukan Bupati Dompu dalam rangka menyongsong musim tanam dan penanaman kegiatan DAK tahun 2021 ini.

Saat berada di Kementan RI, Bupati Dompu Kader Jaelani  melakukan Roadshow termasuk penajaman terhadap program pertanian melalui program DAK tahun 2022 mendatang.

“Maka berbagai upaya dan ikhtiar tersebut diharapkan adanya dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Dompu,”kata Sekretaris Distanbun yang akrab disapa ORI Rao ini  via WhatsApp pada wartawan Selasa (12/10).

Dari kunjungan di Kantor Kementan RI,Jakarta tersebut, lanjut ORI Rao, Bupati Dompu langsung diterima oleh sejumlah Dirjen PSPP dan Staf Khusus Menteri serta Konsultan Ifad, Biro Perencanaan Kementan dan Bappenas, Direktur Pembiayaan, Direktur PPHP Holtikultura, Direktur Serelia Ditjen TP, serta Direktur Akabi yang menangani kacang dan umbian termasuk Porang.

Dijelaskan ORI Rao bahwa, kegiatan yang dilakukan oleh Bupati Dompu di Kementan RI, Jakarta ini bertujuan untuk peningkatan intensitas tanam melalui intensifikasi dan budidaya yang terintegrasi mutlak, dan penguatan komponen pembangunan dari hulu sampai hilir dan berbasis kelembagaan yang kuat, dinamis, sinergitas dengan stakeholder diantaranya BUMN Perbankan melalui KUR yang difokuskan dari Desa untuk Desa.

“Kuncinya pertanian adalah air, maka diperlukan optimalisasi pemulihan kantong air dan pemanfaatan alsintan dengan identifikasi potensi air untuk dioptimalkan,” ungkapnya.

Itu semua sebagai rujukan awal untuk berbudidaya yang ramah lingkungan dengan perketat intensitas tanam produksi dan provitas komoditas pertanian melalui program Jarapasaka serta menjaga kestabilan dan keamanan produk. “Terutama produk strategis yang bernilai ekspor termasuk porang, jagung dan kopi bahkan juga mente,”pungkasnya. (ML)

Related posts

Leave a Comment

Or

%d blogger menyukai ini: