SUARA SUMBAWA 

Pertama di NTB, RSUD Sumbawa Resmi Beroperasi Mesin Produksi Oksigen dari Prancis

Sumbawa Besar, SR – Pertama pabrik oksigen di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terletak dilokasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sering Kabupaten Sumbawa. Mesin produk NovAir dari Perancis mulai resmi beroperasi, Senin 27 September 2021.

Bupati Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah,  mengatakan,  bersyukur dengan beroperasinya pabrik mesin oksigen yang dikelola PT. Indonusa Sahabat Mandiri (PT. ISM) selaku perusahaan mitra di Kabupaten Sumbawa. “Ini adalah sebagai upaya untuk mengatasi kelangkaan oksigen. Bukan hanya di Sumbawa, tapi juga kabupaten/kota yang ada di wilayah pulau Sumbawa,”katanya.

H.Mo sapaan akrab Bupati Sumbawa ini berharap kondisi ini semakin baik dengan terus menurunnya angka Covid-19 di daerah ini. Tentunya masyarakat diminta tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Sebab dengan meningkatnya angka Covid-19 maka kebutuhan tabung oksigen juga semakin tinggi,”tandasnya.

Direktur PT. Indonusa Sahabat Mandiri (PT. ISM), Nixon Purba mengatakan, peresmiaan pabrik tabung oksigen di NTB, pertama di Sumbawa Besar. Ia beharap pabrik ini bisa melayani semua rumah sakit yang ada di Pulau Sumbawa.

Diakui Nixon, bahwa perharinya, pabrik ini menghasilkan 120 tabung oksigen. Dan sementara ini 88 tabung per hari, dan jumlah ini sudah lebih dari cukup. Mengenai produknya, sangat baik karena menghasilkan oksigen murni mencapai 99,5%. “Limbah gas yang dihasilkan juga sangat aman dan sama sekali tidak mencemari lingkungan dan pabrik ini akan bekerja selama 24 jam,” paparnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi langsung  Suara Rinjani Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri mengatakan, pabrik yang baru beroperasi ini, mampu menghasilkan oksigen 120 tabung per hari. Namun untuk sementara ini diproduksi hanya 80 tabung, tergantung dari kebutuhan. Oksigen yang dihasilkan dari pabrik yang menggunakan peralatan NovAir dari Perancis kemurniannya mencapai 99,5%. “Ini yang terbaik dan berkualitas,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dalam pengelolaannya, RSUD bermitra dengan PT. ISM yang merupakan eksklusif distributor produk Novair Prancis untuk wilayah Indonesia. Semua peralatan dan fasilitas pendukung termasuk teknisi dan tenaga kerja lainnya disiapkan perusahaan mitra tersebut. RSUD hanya menyediakan tempat dan keuntungannya dibagi berdasarkan persentase yakni 70% perusahaan mitra dan 30% RSUD Sumbawa.

Dikatakannya, bahwa kerjasama ini berlangsung hingga 8 tahun, setelah itu pabrik oksigen sepenuhnya menjadi milik daerah. “Dari sekarang kami menyiapkan tenaga atau teknisi yang nanti akan mengoperasikan peralatan pabrik setelah PT. ISM menyerahkan sepenuhnya kepada daerah,” tandasnya.

Dalam operasional perdananya tersebut juga turut hadir Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM, Asisten II, Lalu Suharmaji Kertawijaya ST., MT, Kadis Kesehatan I Ketut Sumadi Artha SH, dan Sekdis PUPR Dian Sidharta ST mendampingi Bupati Sumbawa. (sal/bgs)

Related posts

Leave a Comment

Or

%d blogger menyukai ini: