TOP NEWS 

Saat Ketum PBNW Tandatangani Prasasti Mushalla  Aala Daud yang Bersejarah

Cikal Bakal Berdirinya Pontren Darunnajihin NW Bagik Nyala Sakra

Maulanassyaikh memberikan batu kecil untuk diletakkan batu pertamanya di mushalla kecil tempat Ust. Nurji muda mengajar, Mushalla itu namanya Aala Daud, diabadikan untuk mengenang keluarga Daud yang merupakan kakek dari Ust.Nurji alias TGH. Tajuddin Ahmad. Berikut ulasan Suara Rinjani.

Hasanah Efendi- Lombok Timur

Batu Pertama pembangunan Mushalla Ala Daud,diletakan oleh Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjil, pada tahun1958. Setelah 63 tahun berlangsung, pelanjut perjuangan Maulansyaikh yaitu Ketua Umum PBNW Syaikhuna Raden Tuan Guru Bajang KH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Attsani,  melakukan peletakkan batu pertama renovasi Mushalla Ala Daud yang bersejarah itu. Ini upaya penerus perjuangan menyambung pipa berkah dari Hamzanwadi Satu dan Hamzanwadi Dua.

Salah seorang keluarga besar dari Pondok Pesantren Darunnajihin NW Bagik Nyala Sakra Barat, Prof. Dr. Fakhrurrazi, QH, MA, menuturkan,  Maulanassyaikh TGKH. M. Zainuddin Abud Majid Almasyhur, memerintahkan murid akhir madrasah NWDI sekitar tahun 1947 sampai tahun 1952 (TGH Tajudin Ahmad), untuk pulang menyebarkan panji panji Nahdlatul Wathan di wilayah selatan tepatnya di wilayah Sakra.

“Mushalla Aala Daud inilah cikal bakal berdirinya pondok pesantren -pondok pesantren di wilayah sakra bahkan sampai nusantara. Disebabkan karena murid-murid awal mushalla Aala Daud menyebar ke semua wilayah, di Batam ada TGH. Rumaksi, Pimpinan Pondok Pesantren NW di Batam sekaligus Ketua penasehat PW NW Kepri,”cerita Prof Ojik, panggilan akrab Sekjend. PBNW ini kepada Suara Rinjani, Kamis (15/07).

Ketua Umum PBNW Syaikhuna Tuan Guru Bajang KH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Attsani,  melakukan peletakkan batu pertama renovasi Mushalla Ala Daud

Lanjut Guru Besar (GB) Komunikasi UIN Mtaram ini,  terus Ust. Nurji alias TGH. Tajuddin Ahmad bersama murid-murid awal Mushalla Ala Daud mendirikan Ponpes Saadatul Ikhwan NW Rensing, Ponpes Daruttamam NW Tampih, Ponpes Addurrunnafis NW Repok are, dan banyak lagi ponpes yang dirintis oleh beliau dan dilanjutkan oleh murid-murid alumni Mushalla Aala Daud Bagik Nyala.

“Dengan berkembangnya madrasah dan Ponpes dimana-mana, maka TGH.TAJUDDIN AHMAD diperintah kembali untuk mendirikan madrasah, tepatnya pada tahun 1980 Maulanassyaikh TGKH. M.ZAINUDDIN ABDUL MADJID hadir langsung meletakkan batu pertama Madrasah Diniyah Awwaliyah di lingkungan pondok pesantren yang berada di tanah wakaf beliau sendiri,” tuturnya.

Dari situlah kata Prof. Ojik, TGH. TAJUDDIN AHMAD menyusun sebuah lagu perjuangan NW yang berjudul Inak Amak Semeton Jari (yang lazim dikenal oleh warga NW dengan judul Berajah Ngaji. Lagu ini ditaqrizh dan disahkan oleh Maulanassyaikh menjadi lagu perjuangan NW yang sampai sekarang masih dikumandangkan oleh semua warga NW di mana saja berada. Tak Terasa sudah 63 tahun, mushalla ala daud sudah bermetamorfosis menjadi Ponpes Darunnajihin NW BagikNyala dan madrasah serta lembaga pendidikan NW yang tersebar di segala penjuru, Hari ini Selasa, 5 Zulhijjah 1442 H/ 15 Juli 2021 momentum bersejarah untuk keduakalinya mushalla Aala Daud diletakkan batu pertamanya kembali oleh putri dan cucu kesayangan Maulanassyaikh, pewaris dan Pelanjut NW, Ummuna al-mujahidah, al-barrah, annnasikah, Hj. Sitti Raehanun Zainuddin Abdul Madjid, dan Syaikhuna Raden Tuan Guru Bajang KH. L. G. Muhammad Zainuddin Attsani, beliau berdua atas nama Rais Am Dewan Mustasyar PB NW dan Ketua Umum PB NW meletakkan kembali batu pertama renovasi Mushalla Aala Daud yang diinisiasi oleh alumni Musahalla Ala Daud dan Ponpes Darunnajihin NW Bagik nyala.

“Alhamdulillah, Keberkahan demi keberkahan terus sambung menyambung dari Kyai Hamzanwadi Pertama terus ke Ummuna terus lagi ke Kyai Hamzanwadi Dua, khusus spesial untuk keluarga besar TGH. Tajuddin Ahmad dan keluarga besar Ponpes Darunnajihin NW Bagik Nyala,”ucapnya.

Sebuah keberkahan yang tiada tara untuk ponpes ini yang selalu sami’na wa atho’na terhadap pengurus besar NW yang selalu setia dalam segala perjuangan keilmuan, keorganisasian, ke-nw-an bahkan kebangsaan.

“Beruntunglah semua para alumni ponpes Darun Najihin NW yang terus setia menyambung pipa keberkahan itu, yang dedikasi para alumni akan diabadikan dalam prasasti mushalla aala Daud yang saat ini diletakkan batu pertamanya untuk direnovasi,” pungkasnya.

Dengan tuntasnya pembangunan Musallah Aala Daud, Ketua Umum PBNW Syaikhuna Raden Tuan Guru Bajang KH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Attsani,  didampingi Sekretaris Jenderal PBNW Prof. Dr. Fakhrurrazi, QH, MA dan Wakil Ketua Dewan Musytasyar PBNW TGH L Anas Hasyri, melakukan penandatanganan prasasti pada Mushalla Ala Daud, di ingkungan Pondok Pesantren Darunnajihin NW Bagik Nyala Sakra Barat,  pada Kamis (15/07).

Diakhir penjelasannya, Sekjend PBNW menegaskan bahwa Pontren Darunnajihin NW Bagik Nyala tempat tumpahnya keberkahan KYAI HAMZANWADI  1 dan KYAI HAMZANWADI 2, dan berkah para masyayikh yang selalu hadir mengajar di ponpes ini, seperti TGH. Lalu Anas Hasyri, QH. Asshaulaty, yang dijadikan syaikhul ma’had Darunnajihin oleh TGH. TAJUDDIN AHMAD, yang setia mengajar sampai saat ini. Begitu juga tuan guru-tuan guru yang loyal dan setia kepada Maulana, Ummuna dan Syaikhuna setia sedia mengajar di ponpes berkah ini.

“Semoga keberkahan selalu menyertai kita semua. Berkah mengikuti perjuangan Maulanassyaikh, Ummuna al Mujahidah Hj St Raihanun ZAM dan Ketua  Umum PBNW Tuan Guru Bajang Zainuddin Attsani,”tutupnya. (*)

 

Related posts

%d blogger menyukai ini: