SUARA DOMPU 

PBNW Letakan Batu Pertama Bangunan Pontren Barokatul Walidain NW Dompu

Dompu SR – Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) kembali meletakan batu pertama pembangunan Pontren Barokatul Walidain NW Lanci Jaya Kecamatan Maggalaewa Kabupaten Dompu, Sabtu (10/07).

Pondok pesantren ini merupakan madrasah ke 5 yang didirikan di Kecamatan Manggalewa Kabupaten Dompu, atau pondok pesantren NW ke 13 Kabupaten Dompu.

Rombongan PBNW yang hadir Dewan Musytasyar PBNW, TGH L Anas Hasyri dan perwakilan PW NW NTB, TGH Muhammad Fikri, dan TGH Kasful Anwar.

Dalam kesempatan itu Wakil Ketua PW NW NTB, TGH Muhammad Fikri, mengajak PD NW Dompu dan seluruh jajarannya untuk terus berkoordinasi dengan PW NW dalam menyukseskan pembangunan tersebut.

“Jangan sampai disini saja, terus membangun, di setiap kecamatan dan desa sesuai wasiat Maulana. “Buka madrasah desa dan dasan, agar tersebar ajaran Tuhan,Ikatan Pelajar PG aktifkan, Himmah Pemuda terus tonjolkan,”ungkapnya.

Dalam laporannya, Ketua PD NW Dompu, Masturiadi, mengajak kepada warga NW dan seluruh  masyarakat Desa Lanci Jaya untuk membangung bersama, bergotorong dan berlomba-lomba dalaam kebaikan.

“Tanah wakaf berasal dari Hamba Allah 10 Are. Dan pembangunan sampai saat ini Alhamdulillah, terus berjalan dan sumbangan terus berdatangan, baik berupa semen, besi, pasir dan batu,”katanya.

TGH Ali Alawi dalam Muqaddimah pengajiannya mengatakan, bahwa apapun yang kita lakukan harus dengan niat yang bagus, karena hasil yang bagus didasari dengan niat yang bagus, yaitu niat karena lillahitaala. Membangun madrasah untuk mencapai ridho Allah SWT,” imbuhnya.

Wakil Ketua, Dewan Musytasyar PBNW, TGH L Anas Hasyri, saat memberikan naseshat kepada seluruh jamaah, menyampaikan tentang kelebihan orang yang mmepermudah jalan menuju ilmu. “Barang siapa yang mempermudah jalan menuju Ilmu maka Allah Akan mempermudah jalannya menuju Allah SWT,” katanya dalam pengajiannya.

Ia juga menyampaikan soal perkembangan NW di bawah pimpinan Syaikhuna Tuan Guru Bajang KH M Zainuddin Atsani yang telah merambah ke 31 provinsi di Indonesia dan sudah ribuan madrsah dan majlis taklim terbentuk.

“Ini merupakan keberkahan dari guru besar kita al Magfurulah Maulanasyaikh yang terus mengalir kepada Ummun adan tuan guru bajang Zainuddin Atsani,”tutupnya. (ML)

Related posts

%d blogger menyukai ini: