SUARA DESA 

Masyarakat Inginkan Figur Kepala Desa yang Cerdas dan Berinovasi

Lombok Timur SR-Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dibeberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat (NTB) termasuk salah satunya diikuti oleh Desa Jerowaru.

Muhamad Sopian Habib yang merupakan salah satu pemuda Desa Jerowaru mengungkapkan, adanya beberapa hal yang belum selesai dikerjakan di desanya, seperti jalan rusak, pembangunan kantor desa yg belum rampung, pelayanan yang belum memadai, transparansi dana desa, Lapangan umum, Puskesmas, dan lainnya.

“Sehingga masyarakat menginginkan sosok figur Kepala desa yang cerdas dan berinovasi dalam mewujudkan desa yang lebih baik,” ujarnya, saat memberikan keterangannya via Whatsapp, Jum’at (25/06)

Sopian sapaan akrabnya mengajak kepada semua masyarakat agar memilih pemimpin yang bijak dan bertanggung jawab. “Tidak sekadar hanya menebar janji-janji semata, tapi yang kita inginkan adalah pemimpin yang bisa bekerja nyata dalam mendorong kemajuan di desa,” imbuhnya

Ia juga meminta kepada Kepala desa yang memenangkan Pilkades agar dalam setiap pembangunan apa saja yang ada di desa agar melibatkan semua unsur elemen masyarakat, mulai dari tokoh Agama, masyarakat dan pumuda-pemudi yang ada di desa.

“Keamanan desa juga harus terus ditingkatkan, menjalin koordinasi yg solid antara BKD, Babinkamtibmas dan masyarakat,” Jelas Sopian yang juga merupakan Alumni Fakultas Hukum Universitas Mataram tersebut.

Lanjutnya, harapan kita kepada siapapun yang terpilih oleh masyarakat menjadi kepala desa kita di Jerowaru kedepan dalam Pilkades yang akan diselenggarakan dalam beberapa bulan terakhir ini. Pembangunan kantor desa sebagai pusat sarana pelayanan masyarakat dapat segera dirampungkan 100 %, diberikan dan dibekali pelatihan-pelatihan khusus untuk aparatur desa dalam rangka meningkatkan SDM. “Contoh, desa mengusulkan koordinasi yang masif dengan Balai Latihan Kerja ( BLK ).  Program Rumah Siap Kerja fasilitas-fasilitas umum seperti jalan-jalan desa, lapangan, Puskesmas hendaknya lebih diperhatikan dari segi kebersihan desa,” pintanya

Dijelaskannya, yang tidak kalah pentingnya adalah selalu berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait dalam semua unsur pemerintahan. Mulai dari Bapak Bupati, Camat, Kades, Kadus dan lain sebagainya, termasuk juga di dalamnya warga masyarakat.

“Khususnya pemuda diberdayakan secara masif dan terorganisir, transfaransi alokasi dana desa yang dibuat dalam bentuk tabel dan atau grafik yang mudah difahami masyarakat, dan juga harus membentuk web desa sebagai sarana informasi dan publikasi di desa,” pungkasnya. (lun)

Related posts

%d blogger menyukai ini: