HUKRIM 

Kejari Temukan Indikasi Penyalahgunaan Dana Rp. 2 M di UTD Loteng

Lombok Tengah, SR – Setelah melakukan pemeriksaan secara full data dan full bucket terhadap sejumlah pihak. Kejaksaan Negeri Lombok Tengah (Kejari Loteng) menemukan adanya inidikasi dugaan terjadi penyalahgunaan Dana Pengolahan Darah (DPD) di Unit Transfusi Darah (UTD) Loteng,yakni berjumlah sekitar Rp. 2 miliar.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Loteng, Fadil Regan, ditempat kerjanya pada Rabu (02/06) mengatakan, selain melengkapi berkas pemeriksaan terhadap dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) Desa Bonder pihaknya juga terus mendalami dugaan penyalahgunaan dana pengolahan darah di UTD Loteng.”Saat ini kami terus melengkapi berkas perkara hasil pemeriksaan untuk Desa Bonder dan UTD Loteng,” kata, Fadil.
Khusus untuk dugaan penyalahgunaan dana pengolahan darah di UTD Loteng,pihaknya menemukan adanyaindikasi penyalahgunaan dana UTD. Dan dari hasil pemeriksaan baru ada indikasi saja.
Saat ini lanjutnya, pihaknya pun masih mendalami adanya indikasi dugaan penyalahgunaan itu dengan cara mengumpulkan hasil pemeriksaan yang nantinya apakah indikasi itu merupakan peristiwa pidana atau bukan. “Kalau indikasi itu terbukti maka kita akan naikan status penyelidikan ketingkat penyidikan,” tutupnya. (ang)

Related posts

%d blogger menyukai ini: