SUARA LOTIM 

Pemda Lotim Tegaskan Tidak Ada Ganti Rugi Atas Penggusuran Pertokoan Pancor

Lombok Timur, SR –  Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy menjelaskan bahwa tidak akan ada ganti rugi bagi semua pedagang yang menempati komplek pertokoan di simpang empat Pancor. Malah Sukiman Azmy mempersilahkan para pedagang untuk menempuh jalur hukum jika tetap ngotot untuk mendapatkan ganti rugi atas penggusuran tersebut.

“Tidak ada regulasi yang membenarkan Pemerintah Daerah untuk membayar ganti rugi atas persoalan tersebut. Sebab, HGB (Hak Guna Bangunan) para pedagang tersebut sudah berakhir sejak tahun 2013 lalu,” Bupati belum lama ini.

Namun, kendati masa HGB sudah berakhir, pemerintah membiarkan para pedagang untuk berdagang sampai adanya penggusuran tahun ini. “Apa kurang baik pemda?” ketusnya.

Sukiman Azmy menambahkan jika para pedagang tidak puas dan tetap keberatan dengan sikap Pemerintah Daerah tersebut, dia mempersilahkan dan mensupport para pedagang untuk memperjuangkan tuntutannya melalui jalur hukum. Dengan membuat pengaduan melalui Kuasa Hukumnya ke pengadilan.

“Silahkan ke pengadilan, nanti jika ada keputusan pengadilan yang memerintahkan Pemda untuk membayar, maka kami akan bayar. Tapi jika tidak ada, maka kami tidak punya dasar hukum untuk membayar itu, ” jelasnya.

Disampaikannya jika keputusan dari pengadilan membolehkan untuk memberikan ganti rugi, maka  Pemerintah Daerah siap untuk membayar. “Jika ada peluang mereka ( para pedagang red) untuk mendapatkan ganti rugi berdasarkan keputusan dipengadilan, pasti akan kami bayar,” tutupnya.

Sebelumnya pada Jum’at (21/05) lalu, tuntutan para pedagang yang berharap mendapatkan uang ganti rugi atau sekedar tali asih  dari Pemerintah Daerah sudah disampaikan melalui hearing terbuka di kantor DPRD Kabupaten Lombok Timur.  (Yat)

Related posts

%d blogger menyukai ini: