SUARA LOTENG 

LAZAH NW Salurkan Santunan Kepada Yatim, Lansia dan Guru Ngaji

Lombok Tengah SR – Lembaga Amal, Zakat, Infak, Shadakah, Wakaf dan Hibah (Lazah) Nahdlatul Wathan pada Pekan terakhir bulan suci Ramadhan 1442 H,  menggelar santunan melalui Program NW Berbagi. Sasarannya adalah anak yatim, fakir miskin, orang tua jompo, dan guru ngaji.
“Pelaksanaan program NW Berbagi di bulan suci ini kita fokuskan di beberapa titik di Kabupaten Lotim, Lobar, dan Lombok Tengah,” kata Sekretaris Lazah NW Muh. Syukri, M.Pd. usai penyaluran paket sembako di Ponpes Darussyahidin NW Lingkok Belek, Desa Langko, Kec. Janapria, Kab. Lombok Tengah, Ahad (09/05).

Dikatakan Syukri, pada tahun pertama bulan puasa ini, kita bisa melaksanakan program NW Berbagi di 3 Kabupaten di pulau Lombok, mengingat kita (Lazah NW) merupakan lembaga baru yang dibentuk oleh Syaikhuna Ketua umum PBNW. ” Mudahan kedepannya jangkaun penyalurannya bisa lebih luas lagi sampai ke luar daerah,” ucapnya.

Lanjutnya, melalui kesempatan ini kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada bapak ibu dermawan/ti yang telah ikut menyumbangkan sebahagian rizkinya melalui lazah NW.
“Donasi para donatur hari ini kami salurkan, sekali lagi terimakasih kami ucapkan, semoga yang maha kuasa membalasnya dengan pahala yang belipat ganda,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Tim Humas Lazah NW juga mensosialisasikan program-program yang sudah dirancang oleh Lazah NW, selain santunan, ada juga program beasiswa Lazah NW kepada anak yatim yang berprestasi dan anak kurang mampu. Oleh karena itu dalam kesempatan ini kami mengajak semua unsur yang ada di Kecamatan Janapria pada khususnya untuk kerjasama didalam penggalangan amal, dan penyaluran zakatnya melalui Lazah NW.

Kepala Desa Langko, Kec. Janapria, Kab. Lombok Tengah, Sriunan menyampaikan terimakasihnya kepada Lazah NW khususnya Karyawan Lazah NW Lombok Tengah yang telah menunjuk Ponpes Darussyahidin NW Lingkok Belek, Desa Langko sebagai tempat pemberian santunan untuk Anak Yatim, Faqir Miskin, Orang Tua Jompo, dan Guru Ngaji.

“Saya merasa terharu melihat kegiatan sosial Lazah NW berupa santunan ini di desanya karena tidak pernah terpikirkan sebelumnya kalau ada kegiatan yang istimewa dan mulia seperti ini,” pungkasnya. (Vin)

Related posts

Leave a Comment

Or

%d blogger menyukai ini: