SUARA LOTENG 

TNI – Polri Tingkatkan Razia di Malam Ramadlan

Lombok Tengah, SR – Gabungan TNI – Polri terus meningkatkan razia dan patroli skala besar dalam rangka cipta kondisi Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP. Esty Setyo Nugroho, SIK, mengatakan, kegiatan razia kali ini dilakukan di depan pasar Jelojok, Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah (Kab. Loteng).

“Kami bersama gabungan personil Kodim 1620/Loteng meningkatkan razia dan patroli skala besar pada bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah diwilayah Kab. Loteng,” kata, Esty, Minggu malam (02/05).

Dalam pelaksanaan razia gabungan tersebut, melibatkan anggota TNI dan personil Polres Loteng. Dimana saat itu Waka Polres Loteng, Kompol. I Ketut Tamiana, selaku wakil penanggung jawab dan Kasat Narkoba, IPTU. Hizkia Yosia Cladius Petra Siagian, S.I.K, selaku Perwira Pengendali.

“Sasaran dalam pelaksanaan razia gabungan yakni Kasus 3C, Sajam, Senpi, Handak, Mercon, Judi, Miras, Narkoba, dan pemeriksaan surat kelengkapan kendaraan bermotor,” paparnya.

Ditambahkan Esty, selain melaksanakan kegiatan razia, sekaligus petugas juga tidak lupa memberikan himbauan kepada pengendara dan masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 serta memberikan sanksi sosial terhadap masyarakat yang tidak memakai masker.

“Bagi masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker, kami berikan tindakan fisik berupa push up. Kami juga mengamankan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat – surat serta tidak terpasang kelengkapan teknis,” tambahnya.

Adapun hasil dari pelaksanaan razia gabungan ketika itu diantaranya 6 unit kendaraan roda dua yang sekaligus secara keseluruhannya diketahui dengan kondisi surat kendaraan sudah mati yakni, Yamaha V-Xion, dua unit Honda Vario, Suzuki Shogun R tanpa plat, Honda Supra X tanpa plat, knalpot racing, serta Suzuki RS 100.

“Seluruh barang bukti telah kami amankan di Mapolres untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” tegasnya.

Terakhir disampaikan, setelah melakukan razia kemudian petugas pun melanjutkan dengan Patroli di lokasi – lokasi rawan 3C, lokasi balap liar, dan lokasi kerumunan pemuda sebagai upaya mempersempit ruang gerak pelaku 3C serta antisipasi perkelahian antar warga.(ang)

Related posts

%d blogger menyukai ini: