Polres Loteng Berhasil Bongkar Sindikat Pupuk Bersubsidi 

Polres Loteng Berhasil Bongkar Sindikat Pupuk Bersubsidi 
Lombok Tengah, SR – Unit Tindak pidana tertentu (Tipidter) Sat Reskrim Polres Lombok Tengah berhasil mengamankan sekitar 4 ton pupuk bersubsidi, di Jalan Raya Montong Gamang, Desa Loang Maka, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah. Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (14/01).
Adanya kejadian itu dibenarkan langsung dari tempat kerjanya, Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K melalui Kasat Reskrim , AKP I Putu Agus Indra Permana, Rabu (20/01), dengan menerangkan bahwa, pupuk bersubsidi tersebut diamankan karena diduga disalah gunakan penyalurannya, yakni dijual diluar ketentuan yang berlaku oleh oknum pengecer kepada kelompok tani lain diluar wilayah Janapria.
“Pupuk bersubsidi itu diamankan sekitar 57 karung atau setara dengan 4 ton,” kata Agus.
Dijelaskan, pupuk bersubsidi ini terdiri dari dua jenis diantaranya pupuk NPK PHONSKA dan pupuk ZA. Pupuk tersebut berstatus subsidi pemerintah yang diperuntukkan kepada kalangan petani.
“Namun dalam penyalurannya pupuk bersubsidi ini justru disalahgunakan, pupuk dijual oleh oknum pengecer kepada kelompok tani diluar wilayahnya,” jelas Kasat Reskrim.
Dalam kasus ini, lanjut Agus, kini Polres Loteng baru menetapkan satu orang oknum pengecer Hj. NA (50) sebagai tersangka, warga Desa Janapria, Kecamatan Janapria. Hj. NA ditetapkan sebagai tersangka selaku penjual pupuk bersubsidi.
“Barang bukti pupuk sudah kita amankan di Mako Polres Lombok tengah, berikut dua kendaraan roda empat (R4) yang digunakan untuk mengangkut pupuk yakni, Mobil R4 Daihatsu Grand Max jenis Pickup DR 8242 SE dan Mitsubishi L300 Pickup DR 8225 VH,” pungkas Agus.
Untuk tersangka akan dikenakan pasal 6 ayat (1) huruf b UU R.I No. 7 tahun 1955 ttg TP Ekonomi Jo pasal 30 ayat (2) dan ayat (3) Permendag R.I No. 15/M/DAG/PER/4/2013 ttg Pengadaan dan Penyalurn Pupuk Bersubsidi untuk sektor Pertanian dengan hukuman maksimal 2 tahun penjara.(ang)

Share this post