Soal Alih Fungsi Gedung Pemuda dan Mahasiswa, Ini Kata Sekda

Soal Alih Fungsi Gedung Pemuda dan Mahasiswa, Ini Kata Sekda

Lombok Timur SR- Menjawab isu miring mengenai alih fungsi Gedung Pemuda Lombok Timur (Lotim) dan dana hibah untuk pemuda senilai Rp 500 juta yang diisukan hilang, Sekda Lotim HM Juaini Taofik menjelaskan, sementara ini Gedung Pemuda Lotim digunakan oleh Bank NTB Syariah. Hal tersebut karena gedung Bank NTB Syariah sedang dalam proses pembangunan. Untuk sementara Pemda sudah mempersiapkan bekas Kantor Sekretariat KONI yang ada di GOR Selaparang Lotim sebagai tempat atau pusat pertemuan pemuda.

“Sementara Gedung Pemuda dimanfaatkan oleh Bank NTB Syariah selama satu tahun menunggu pembangunan gedung barunya jadi,” kata Juaini pada wartawan, Senin (18/1).

Lebih lanjut, Sekda lulusan STPDN tersebut mengatakan, sistem pinjam penggunaan atau penggunaan Gedung Pemuda Lotim oleh Bank NTB Syariah tersebut tidak sendiri-mata mengambil keuntungan, tetapi lebih disebabkan Pemda Lotim sebagai pemegang saham tertinggi ke dua setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Untuk diketahui jumlah saham Pemda Lotim di Bank NTB Syariah saat ini senilai Rp 76 miliar.

Itu artinya keuntungan Bank NTB Syariah kembali ke Pemda Lotim, ”imbuhnya.

Sementara itu, menjawab isu mengenai dana hibah dari Pemda Lotim untuk pemuda yang nilainya mencapai Rp 500 juta, Sekda menjelaskan dana tersebut masih menunggu pengajuan. Lebih jauh dia menjelaskan, dana hibah baru bisa dikeluarkan setelah adanya pengajuan.

“Dana hibah dari Pemda Lotim yang bisa diatur Rp 500 juta itu standby. Artinya tidak benar kalau itu sudah tidak ada,” tegasnya. (Wan)

Share this post