SUARA DOMPU 

Sosialisasi Vaksin Covid-19 di Dompu Terkendala Anggaran

Dompu SR – Rencana kegiatan sosialisasi vaksin pencegahan covid-19 tahap pertama pada tingkat pejabat dan masyarakat kabupaten Dompu NTB belum dilaksanakan, hal itu diketahui akibat terkendala anggaran. Padahal kegiatan vaksinasi perdana tersebut akan dilaksanakan sekitar tanggal 15 Februari 2021.
Kepala Diskominfo Kabupaten Dompu Ir. Fakhrudin A. Wahab, M.Si, selaku juru bicara kegiatan sosialisasi vaksin covid-19 kepada wartawan diruang kerjanya, mengatakan menag benar sosialisasi belum dilakukan  dengan alasan, terkendala anggaran yang telah diajukan ke DPPKAD kabupaten Dompu yang memakan biaya sekitar Rp.100 juta.

“Iya benar, sosialisasi itu belum kami laksanakan karena memang anggaran nya belum direalisasikan oleh PPKAD,” kata mantan Kadis Peternakan Kabupaten Dompu ini Rabu (13/01).
Dijelaskan Fakhruddin, Diskominfo sendiri sebelumnya sudah mengajukan permohonan anggaran untuk kegiatan sosialisasi dimaksud. Namun sayangnya, tidak direspon dan diindahkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Dompu tanpa alasan yang jelas.
“Kami sudah mengajukan permintaan anggaran. Bahkan pengajuan kami sudah di disposisi oleh Sekda Dompu selaku Ketua TAPD. Namun oleh Kepala BPKAD Dompu, terkesan tidak mengindahkan pengajuan itu dan malah menyuruh kami untuk merevisi anggaran yang ada di Diskominfo,”jelasnya.
Fakhruddin mengaku, sesuai dengan keputusan Bupati tentang penunjukan penanggungjawab dan juru bicara pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Dompu, menunjuk Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dompu sebagai penanggungjawab dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Dompu sebagai juru bicara pemerintah daerah terkait pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.”Jadi sudah jelas, seperti apa tugas Diskominfo dalam kegiatan Vaksinasi,”akunya.
Untuk memenuhi apa yang menjadi tugas Diskominfo tambah Fakhrudin, tentu perlu dukungan anggaran agar sosialisasi mengenai Vaksinasi tersebut bisa segera dilaksanakan. Item ini pun, juga tertuang sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan RI, nomor : 30/KM 7/2020 tentang Penggunaan Sebagian (EARMARKING) dana alokasi umum atau dana bagi hasil dalam rangka dukungan pendanaan program Vaksinasi Corona (Covid-19).
“Acuannya sudah jelas. Tapi sayangnya BPKAD terkesan tidak merespon dengan baik,” ujarnya.
Terpisah Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dompu, Drs. H. Muhibuddin M.Si, pada wartawan mengatakan sosialisasi Vaksinasi tetap dilaksanakan Pemda Dompu dan itu sesuai dengan ketentuan yang ada. “Sosialisasi itu tetap akan dilaksanakan,”kata Muhibuddin.
Disinggung mengenai dukungan anggaran untuk memenuhi sosialisasi Vaksinasi? Itu tetap dialokasikan untuk memenuhi sosialisasi tersebut. “Anggarannya  tetap ada karena itu sesuai dengan ketentuan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala BPKAD Dompu Muhammad ST, M.Si, didatangi wartawan di kantornya (BPKAD) untuk dimintai tanggapannya, tidak berhasil ditemui lantaran saat didatangi yang bersangkutan sedang tidak berada di ruang kerjanya.
“Pimpinan kami (Kepala BPKAD Dompu, red) sedang tidak berada di ruangan. Beliau sedang berada di ruangan pak Sekda Dompu,” kata salah seorang pegawai di BPKAD Dompu.(ML)

Related posts

%d blogger menyukai ini: