Perkuat Hubungan Silaturahim, PBNW Kunjungi TGH Turmuzi Bagu

Perkuat Hubungan Silaturahim, PBNW Kunjungi TGH Turmuzi Bagu

Lombok Tengah SR – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) Syaikhuna Tuan Guru Bajang KH LG M Zainuddin Atsani, bersama rombongan melakukan kunjungan silaturahim ke kediaman Dewan Musytasyar PBNU yang juga Pimpinan Ponpes Qomarul Huda Bagu Lombok Tengah, TGH LM Turmuzi Badarudin, atau yang populer disapa Datok Bagu, Selasa, (22/12).
Kehadiran rombongan PBNW yang didampingi Sekjend Dewan Musytasyar PBNW Dr TGH L Abdul Muhyi Abidin dan Sekjend. PBNW Prof. Dr. Fakhrurrazi dan rombongan diterima langsung TGH LM Turmuzi Badarudin di dampingi Ketua PWNU Provinsi NTB Prof. H Masnun dan jajarannya.
Sebagai kata pembuka, Sekjend. PBNW Prof. Dr. Fakhrurrazi, mengungkapkan bahwa NW dan NU adalah kesatuan dalam merebut kemerdekaan RI.Oleh karena itu, kehadiran PBNW dan jajaran ini sebagai upaya menjaga hubungan baik ini dan agar terus dipupuk dalam suasana kekeluargaan.
“Momen ini harus terus terjalin dan terjaga, jangan sampai diperalat orang yang tidak mengingatkan kita bersatu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PBNW Syaikhuna Tuan Guru Bajang Zainuddin Atsani, menyampaikan hajatnya untuk bersilaturahim dalam rangka mengeratkan hubungan baik yang selama ini terbangun antara NW dan NU dalam mengawal keutuhan Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Jangan sampai ada jalan oknum atau orang merusak kebersamaan ini,” ucapnya.
Syaikhuna juga menyampaikan kepada Tuan Guru Bagu, terkait dengan kondisi NW yang sudah satu dalam kepengurusan, karena Pemerintah Pusat melalui Kemenkumham sudah mengeluarkan SK Organisasi NW dan kepengurusan NW hasil Muktamar XIV di Mataram pada 2019 lalu.
“Alhamdulillah, NW sudah satu, dan mohon doa kepada Datok Bagu semoga kita tetap sejalan dalam membangun dan menjaga NKRI,” pungkasnya.
Dalam tausyahnya, Datok Bagu menyampaikan kesyukuran atas kunjungan Ketua Umum PBNW Tuan Guru Bajang KH LM Zainudin Atsani, bersama rombongan sebagai penyambung hubungan baik yang diwariskan Malauanasyaikh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid agar terus tersambung sampai akherat nanti.
“Banyak ilmu yang saya terima juga dari Datok Maulanasyaikh Pancor saat berkunjung ke Bagu sekitar tahun 80 an,” ucapnya.
Terkait dengan keluarnya SK Kemenkumham Organisasi NW dan kepengurusannya, Datok Bagu, mengajak semua untuk mengikuti Tuan Guru Bajang Zainuddin Atsani, sebagai pimpinan NW yang sudah disahkan pemerintah. “Tetap jaga kondusivitas daerah,” pesanya.
Ketua PW NU NTB Prof. Masnun, dalam penutupnya, menyampaikan harapan bahwa kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dan sesering mungkin diadakan dalam upaya mengukuhkan kesatuan kita baik dalam bernegara dan beragama, karena banyak tantangan akhir zaman ini yang kita hadapi. (*)

Share this post