Sadis, MA Dipotasium Lalu Dikubur di Pondasi Rumah Pinggir Jalan

Sadis, MA Dipotasium Lalu Dikubur di Pondasi Rumah Pinggir Jalan

Lombok Tengah, SR – Polres Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (Loteng, Prov.NTB)  berhasil mengungkap kasus pembunuhan MA (30) perempuan asal Dusun Tamping Desa Pengembur Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, yang tengah hilang tiga bulan lalu, dan jasadnya ditemukan di dalam sebuah pondasi rumah dipinggir jalan.

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP I Putu Agus Permana, Kamis (03/12) lalu, menjelaskan, awalnya korban dilaporkan sebagai pelaku perzinahan oleh keluarganya, namun itu tidak terbukti karena korban sempat menghilang sejak dilaporkan.

Dan setelah pihaknya melakukan penyelidikan dengan intens terkait perkara tersebut, petugas mendapat bukti-bukti petunjuk yang mengarah kepada terduga pelaku. Kini, petugas sudah menemukan korban dalam keadaan meninggal yang dikubur di sebuah lokasi dalam pondasi rumah yang berada dipinggir jalan raya Desa Pengembur Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

“Hari ini (Kamis 03/12) kita sudah temukan korban dalam kondisi meninggal, petugas sudah lakukan penggalian di mana korban dikubur oleh pelaku dan berkoordinasi dengan Biddokes Polda NTB untuk lakukan Otopsi,” ungkap, AKP Agus.

Lanjut, berdasarkan informasi dari pihak keluarga korban, ketika perempuan ini dibawa pelaku, dia sedang dalam keadaan hamil. Namun, itu semua bisa terbukti berdasarkan hasil otopsi nantinya.

“Jadi untuk sementara bisa kita simpulkan bahwa motifnya asmara gelap, mengingat suami korban saat ini menjadi TKI dan sedang bekerja diluar negeri,”

Polisi kini sudah mengamankan FA (35) laki-laki, warga Desa Pengembur, yang diduga sebagai tersangka, dalam perkara tindak pidana dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain. Pelaku sudah mengakui perbuatannya telah membunuh korban dengan cara diracun.

“Perkaranya sudah jelas bahwa ini pembunuhan, pelaku bisa dikenakan pasal 340 tentang pembuhan berencana dengan maksimal hukuman mati, kurungan penjara 20 tahun atau seumur hidup,” pungkas AKP Agus.

Terakhir ditambahkan, perkara ini kini sedang ditindak lanjuti ke proses penyidikan dan sambil menunggu hasil otopsi, nantinya secara langsung akan di release oleh Kapolres Loteng.

Keesokan harinya Polres Loteng pun mengawal proses pemakaman perempuan korban pembunuhan dan orok bayinya  yang berlokasi di pemakaman umum Dusun Selao Desa Kateng  Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah.

Seperti diketahui, jika MA dan orok bayinya diduga dibunuh FA di mana sebelum di bunuh, diketahui korban sedang berbadan dua dengan umur kandungannya sekitar  5 bulan. Mayat korban kemudian dikubur di pondasi rumah warga di Desa Pengembur Kecamatan Pujut. Diketahui memang korban menikah di Desa Pengembur dan korban merupakan isteri salah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Sekitar pukul 15. 10  wita, jenazah korban dan orok bayinya tiba di rumah Duka Dusun Selao Desa Kateng Kecamatan Praya Barat, dan disambut histeris dan isak tangis warga, selanjutnya jenazah korban di bawa ke Masjid Samsul Ma’rif Dusun Selao Desa Kateng untuk di Sholatkan, dimana sholat Jenazah di imami oleh TGH. Lalu Muhammad Lukman. Sekitar pukul 16.00 wita jenazah di bawa ke Pemakaman Umum Dusun Selao Desa Kateng dan langsung dimakamkan.

Pihak Polsek Praya Barat juga berkoordinasi denga Polsek  Pujut, dalam melakukan pemantauan  situasi pasca pemakaman korban.(ang)

Share this post