Tekan Penyebaran Covid-19, Sat Pol PP Sumbawa Gelar Operasi Yustisi

Tekan Penyebaran Covid-19, Sat Pol PP Sumbawa Gelar Operasi Yustisi

Sumbawa Besar SR – Seiring dengan adanya peningkatan angka covid-19, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat. Pol PP) menggelar Razia Operasi Yustisi di beberapa titik keramaian. Salah satunya di persimpangan Lawang Desa Kecamatan Sumbawa. Kegiatan razia ini, dalam memonitoring kampaye tahapan pilkada yang akan diselenggarakan tinggal beberapa hari ke-depan, sehingga bisa diselenggarakannya sesuai dengan protokol covid-19.

Perlu diketahui, Operasi Yustisi merupakan operasi yang digelar untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan menyasar masyarakat yang tidak menggunakan masker.

“Kami dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumbawa akan melakasanakan operasi ini sampai akhir Desember mendatang,” kata Kepala Sat. Pol PP H. Sahabuddin, Senin (30/11).

Sahabuddin, menambahkan, razia yustisi ini juga melibatkan gabungan dari beberapa instansi terkait. “Kami bekerjasama dengan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Dispenda,” terangnya.

Lanjutnya, razia ini dilakukan di beberapa titik kerawanan, baik di dalam kota maupun di luar kota Sumbawa Besar. Dan itu, akan tetap kita lakukan di beberapa titik di dalam kota maupun di beberapa kecamatan yang tingkat angka covidnya masih terbilang tinggi di wilayah kabupaten Sumbawa.

Ia, mengungkapkan bahwa data yang diterimanya dari press release update corona melalui Sekda Provinsi mengalami sedikit peningkatan.

“Sampai hari ini, di Kabupaten Sumbawa ada 113 yang positif, 29 meninggal dan sisanya masih dirawat,” urainya.

Katanya, adapun yang melanggar protokol covid dikenakan sanksi sosial dan dan denda sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Sumbawa yang menindaklanjuti Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi.

“Itu didenda 150 Ribu bagi yang tidak pakai masker. Selain itu, kita juga bagikan masker gratis. Kalau dia tidak punya uang, kita kenakan sanksi sosial, misalnya nyapu di jalan, push up dan sanksi lainnya,” jelasnya.

Dari razia yang digelar pagi hari ini, masih banyak dari pengendara yang masih tidak patuh terhadap protokol covid-19.

“Terhitung ada 60 orang yang melakukan pelanggaran dengan rincian, denda administrasi 150 Ribu, 1 orang, sanksi sosial 46 orang dan teguran lisan (SP:1) 13 orang,” paparnya.

Kami berharap, seiring dengan meningkatnya angka covid-19 di Sumbawa, kepada masyarakat untuk mari kita kerjasama, disiplin menjalankan tiga M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak.

“Dan yang paling penting juga, menghindari kerumunan guna memutus angka penyebaran covid-19 ini,” pungkasnya. (ml/bgs)

Share this post