TOP NEWS 

Dinilai Disharmonisasi, Pemuda NW Desak Bupati Rombak Pimpinan Baznas

Lombok Timur SR – Dugaan disharmonisasi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur, terus menjadi bergunjiangan publik. Bahkan, Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy, saat melunching Program Lombok Timur Cerdas pada peringatan Hari Guru Nasional 25 November lalu, sempat menyentil aroma ketidakharmoniasan para pengambil kebijakan di badan pengelola uang ummat itu, karena satupun para Wakil Ketua tidak ada yang menghadiri acara tersebut, padahal itu acara Baznas sendiri.

Terkait dengan sentilan Bupati, sejumlah pimpinan Baznas Lombok Timur  mengakui kalau pimpinan Baznas memang tidak kompak dan kurang harmonis selama ini.

Wakil Ketua Baznas Lotim, M.Nazri kepada wartawan dengan menegaskan kalau dirinya mengakui pimpinan Baznas Lotim kurang harmonis, karena seharusnya itu tidak boleh terjadi apalagi pimpinan Baznas itu dalam mengambil kebijakan atau keputusan secara kolektif kolegial, bukan sendiri-sendiri.

” Memang kami akui kalau pimpinan Baznas Lotim kurang harmonis dan publik bisa menilai itu. Harus kita itu kolektif kolegial,” tegasnya.

Nazri juga menegaskan kurang harmonis diantara pimpinan Baznas Lotim sudah berlangsung lama, karena dalam mengambil setiap kebijakan atau keputusan dalam Baznas itu hanya dilakukan oleh Ketua Baznas tanpa melibatkan pimpinan Baznas lainnya.

“Kalau saya melihat Ketua Baznas Lotim kurang memahami apa yang di maksud kolektif koligial itu,makanya dalam mengambil keputusan tanpa melibatkan pimpinan lainnya,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya mendengar Bupati Lotim akan mengumpulkan pimpinan Baznas Lotim terkait dengan kurang harmonis hubungan diantara pimpinan tersebut. Kami menunggu itu karena itu moment bagus nantinya untuk saling mengoreksi diri dan evaluasi.

” Lebih cepat lebih baik Bupati kumpulkan kami, jangan menunggu waktu lebih lama lagi,”tegas Nazri.

Hal yang sama dikatakan Wakil Ketua Baznas Lotim lainnya, HL.Muhir mengatakan biarkan publik yang menilai terhadap kondisi yang terjadi di tubuh Baznas Lotim saat ini. Harusnya mengedepankan kebersamaan dalam memutuskan kebijakan.

“Kan prinsifnya kolektif koligial sebagaimana yang diamanatkan dalam Perbanaz No 2 tahun 2019 Tentang peran dan fungsi masing-masing pimpinan,”tegasnya.

Sementara Ketua Baznas Lotim, Ismul Basar, saat dikonfirmasi via WhatsApp menjawab kita fokus pada lauching Program Baznas Lombok Timur Cerdas yang merupakan program unggulan Baznas yang dilaksanakan oleh pelaksana sesuai PP no 14 tahun 2014.

“Mengenai ketidakhadiran para wakil ketua waktu itu, mereka sudah izin ke saya karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan,”tandasnya.

Melihat kegaduhan yang terjadi di lingkaran pimpinan Baznas Lotim, Pimpinan Daerah Pemuda NW menilai, bahwa ini akibat salah pilih dan lebih kepada memetingkan tim sukses dalam mendudukan pejabat Baznas. Akibatnya terjadi disharmonisasi. Sama-samaa mengaku dekat dengan pimpinan.

“Kondisi ini harus segera diamputasi oleh Bupati Sukiman. Rombak ulang para pimpinan Baznas ini, biar pengelolaan uang ummat ini bisa berjalan dengan baik dan tanpa mengedepankan kepentingan pihak-pihak tertentu,”pinta Wakil Ketua PD Pemuda NW Lotim Irwan, M.Pd., Senin (30/11).

Ia menilai kondisi psykologis para pimpinan akan berdampak pada kebijakan yang akan diambil dalam menentukan arah uang ummat ini.

“Jangan main-main dengan uang zakat ya, sangat besar balasannya jika tidak sesuai peruntukannya,”tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Lotim, Eko Rahardi meminta kepada Bupati Lotim untuk merombak total kepengurusan yang ada di tubuh Baznas Lotim, karena dianggap tidak mampu untuk menjalankan amanah dengan baik dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan Baznas Lotim.

Karena banyak persoalan yang terjadi di tubuh Baznas Lotim seperti salah satu contoh kecil pengadaan kambing dengan nilai ratusan juta untuk hewan Qurban yang diduga bermasalah dalam pengadaan.

Bahkan dalam pengambilan keputusan tanpa melibatkan pimpinan Baznas Lotim lainnya, melainkan hanya diputuskan Ketua dan Sekretaris Baznas Lotim sebagaimana informasi yang kami dapat.‎

” Usul kami lebih baik rombak kepengurusan Baznas Lotim, dengan Bupati jangan biarkan berlarut-larut masalah di tubuh Baznas ini,” pinta Eko.(sr)

 

Related posts

%d blogger menyukai ini: