Wabup : Pondok Pesantren Harus Jadi Garda Terdepan Tangkal Radikalisme

Wabup : Pondok Pesantren Harus Jadi Garda Terdepan Tangkal Radikalisme

Lombok Timur SR – Musayawarah Daerah (Musda) Forum Kerja Sama Pondok Pesantren (FKSPP) kabupaten Lombok Timur yang berlangsung 21 Oktober lalu berhasil memilih ketua dan pengurus untuk periode 2020-2025. Para pengurus tersebut dikukuhkan di Ballroom kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (25/11).

Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi Sj hadir pada kesempatan tersebut bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok dan Pimpinan FKSPP Provinsi NTB.

Wakil Bupati pada kesempatan tersebut berharap keberadaan FKSPP menjadi garda terdepan menangkal degradasi moral, termasuk rusaknya generasi muda akibat penyalahgunaan narkoba. Wabup manaruh harapan besar pada pondok pesantren untuk pembangunan pendidikan di Lombok Timur.

“Saya berharap keberadaan pondok pesantren di Lombok Timur mampu menjadi penangkal radikalisme dan penyalahgunaan narkoba,”harapnya.

Hal tersebut, kata Wabup, mengingat keterbatasan Pemerintah Daerah, terlebih kondisi dua tahun terakhir yang memaksa Pemerintah untuk menunda sejumlah program akibat adanya bencana alam gempa bumi dan bencana non alam covid-19. Karenanya, Pemerintah mengambil upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sejumlah program seperti Lotim Berkembang yang menyasar peternak sapi, dengan memberikan subsidi untuk bunga kredit usaha rakyat (KUR). Selain itu, Wakil Bupati menyebut pula rencana program intrenet murah yang diharapkan mendukung pemulihan ekonomi pasca covid-19 dan tahun-tahun mendatang.

Senada Ketua FKSPP Provinsi NTB TGH. Mahalli Fikri juga mengingatkan posisi pondok pesantren saat ini. Menurutnya, tantangan yang di hadapi pondok pesantren dari masa ke masa meskipun dalam kapasitas yang berbeda akan tetapi sama beratnya. Ia menyinggung kasus-kasus aktual yang kerap menyudutkan dan memberi stigma negatif terhadap pondok pesantren dan atributnya.

“Namun, saya percaya pondok pesantren dengan nilai-nilai yang ditanamkan mampu meredam berbagai hal negative itu,” tegasnya.

Pengurus yang dilantik sesuai keputusan FKSPP provinsi NTB nomer 56-SK/FKSPP-NTB/XI/2020 tentang Pengurus Forum Kerja Sama Pondok Pesantren Kabupaten Lombok Timur 2020-2025, denga Ketua H. M. Mugni Sn yang merupakan Pimpinan Ponpos Cendekia DLM NW Aikmel dan Wakil Ketua 1 TGH. M. Yusran Azzahidi (PP Al Waidah NW Kebun Erat, Kelayu Utara), Wakil Ketua 2 TGH. M. Khairi (PP. Al Istiqomah NW, Suralaga), Wakil Ketua 3 Ustz. H. Hamdan (PP Darunnahdlatain NW Pancor), Wakil Ketua 4 TGH. L. Hamdani Yamin (PP. Darul Quran, Pemongkong, Jerowaru), Wakil Ketua 5 H. M. Ikbaludin Hazri (PP. Al Hanasiyah NW, Jenggik), dan Wakil Ketua 6 TGH. Muhsin (PP. Bumi Nusantara, Selak Ampan Pijot). Kepengurusan yang berasal dari 30% jumlah Ponpes Lombok Timur ini dipastikan mewakili lebih dari 170 Pesantren yang ada.(hms/sr)

Share this post