Guru Honorer akan Diprioritaskan Diangkat jadi PNS

Guru Honorer akan Diprioritaskan Diangkat jadi PNS

Lombok Timur SR – Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengangkat satu juta guru honorer menjadi angin segar bagi guru honorer di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, tak terkecuali di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Pengangkatan yang akan dilakukan dengan skema PPPK tersebut akan dimulai tahun 2021 mendatang. 
Guru honorer di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) akan diprioritaskan akan diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Tetapi, pengangkatan tersebut akan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan anggaran daerah.
“Ya mudah-mudahan. Ndak mungkin semuanya langsung, kan salah satunya disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada, pasti bertahap,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim, Salmun Rahman, Kamis (19/11).
Salmun mengatakan, kebutuhan guru di Lotim masih cukup banyak. Mengingat jumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Lotim secara keseluruhan berjumlah 706 dengan rincian SD sebanyak 668 sekolah dan SMP 38 sekolah.
Atas dasar tersebut, lanjut dia, kebijakan pemerintah dalam pengangkatan pegawai setiap tahunnya selalu memprioritaskan tenaga pendidik.  “Porsinya tenaga pendidik itu pasti lebih besar. Berarti formasi untuk guru masih sangat dibutuhkan,” imbuhnya.
Selain itu, sebanyak 346 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sudah memenuhi passing grade sudah disiapkan anggaran oleh Pemda. Jumlah anggaran PPPK tersebut mencapai Rp 12 M. “Nanti berapa besarannya kita tunggu dari pemerintah pusat. Kita sesuaikan dengan masa kerja masing-masing,” pungkasnya.
Senada disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Data BKPSDM Lotim, Lalu Agus Satriawan, prioritas tenaga pendidik dalam setiap penerimaan CPNS dilakukan untuk menekan kebutuhan tenaga pendidik. Itu artinya tenaga guru di Lotim dan daerah lain masih sangat diperlukan.(wan)

Share this post