Dicerca Dewan Soal Kelangkaan Solar, Ini Tanggapan Sukiman

Dicerca Dewan Soal Kelangkaan Solar, Ini Tanggapan Sukiman

Lombok Timur SR- Bupati Lombok Timur (Lotim), HM Sukiman Azmy memberikan tanggapan usai dicecar anggota fraksi salah satu partai mengenai kelangkaan solar yang terjadi beberapa hari terakhir di Lotim. Menurutnya kelangkaan tersebut dipicu oleh diperkenankannya industri/perusahaan membeli solar dalam jumlah banyak.

“Masalah intinya adalah diperkenankannya industri membeli di pompa-pompa bensin dengan berbagai macam cara,” ungkap Sukiman usai Rapat Paripurna Dalam Rangka Pembahasan dan Penetapan Terhadap Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2021 di Kantor DPRD Lotim, Senin (16/11).

Untuk mengatasi kelangkaan tersebut, pihaknya telah membentuk tim pengawas yang akan mulai diterjunkan besok pagi agar kelangkaan tersebut secepatnya bisa teratasi.

“Kita punya tim pengawas. Kita akan perintahkan tim pengawas untuk melaksanakan pengawasannya segera mungkin, dengan demikian kelangkaan ini segera kita atasi,” imbuhnya.

Lanjut Sukiman, upaya yang dilakukan selanjutnya ialah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Dalam hal ini Disperindag sudah mengajukan kuota tambahan kepada Kiswana Migas Pertamina Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta supaya kuota untuk Lotim ditambah. “Kita berharap dengan dua solusi itu bisa kita atasi permasalahannya di lapangan,” tandasnya.

Sukiman berharap jika Pertamina mengabulkan ajuan Disperindag, setidaknya Lotim mendapat tambahan 20 persen dari indeks dasar. Ditanya mengenai apakah akan dilakukan razia terhadap para distributor nakal yang bermain di lapangan, Sukiman menjawab singkat. “Tergantung dari tim pengawas. Kita berharap ada tindak lanjut,” tutupnya.(wan)

Share this post