Nilai Jual Partainya Menurun, Politisi Demokrat Berlabuh Ke PKPI

Nilai Jual Partainya Menurun, Politisi Demokrat Berlabuh Ke PKPI
Lombok Tengah SR- Partai biru besutan mantan Presiden Republik Indonesia,  Susilo Bambang Yudhoyono, reputasinya kian menurun khususnya di Lombok Tegah (Loteng). Pasalnya, jumlah perolehan suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun lalu menurun, jika dibandingkan dengan pileg sebelumnya.
Melihat penomena tersebut, politisi Demokrat M. Samsul Qomar berlabuh ke Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Dan Tak tanggung-tanggung, langsung terpilih sebagai ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) PKPI Loteng.
Dihadapan media, mantan jurnalis Loteng yang akrab di sapa MSQ,  mengaku hengkangnya dari partai yang ia masuki sejak 2003 lalu itu sudah melalui pertimbangan dan pemikiran yang cukup mateng. Dengan keyakinan dan suka akan tantangan, ia pun memilih melanjutkan perjuangan politiknya menggunakan bendera PKPI sebagai partainya. Melalui PKPI sebutnya, nanti ia melanjutkan penghidmatan dan kontribusinya kepada rakyat melalui Partai Politik (Parpol).
“Saya lihat partai yang telah membesarkan saya ini nilai jualnya kian menurun, sehingga saya memilih partai baru, yakni PKPI,” katanya, Rabu (21/10).
Dikatakan, mantan Sekretaris I Partai Demokrat NTB tersebut bahwa, dengan komposisi pengurusnya yang banyak dari kalangan politisi senior yang berlatar belakang berbagai partai ini, ia optimis semua Dapil kendepan terisi. Selain itu, pihaknya juga sudah komit untuk menyatukan persepsi bersama untuk berjuang demi kepentingan masyarakat. Terlebih, PKPI ini sekarang menjadi partai milenial dengan hadirnya ketua umumnya (ketum) yang masih muda yakni  Diaz Faisal Malik Hendropriyono. Sehingga PKPI kembali bisa menghantarkan kader terbaiknya di dewan Loteng.
“Setelah partai memberikan kami SK kepengurusan yang baru, DPP mempercayakan kami untuk segera menyelsaikan pengisian kepengurusan. Karena pengurus yang dulu dibekukan dan tidak diperpanjang,” ujarnya.
Lebih jauh, disampaikan Ketua Pemuda Pancasila (PP) Loteng ini, untuk memperkuat posisi tawar partai dikalangan masyarakat bawah, ke depan ia juga mewacanakan untuk membentuk organisasi sayap partai yang diberi nama Pemuda PKPI. Yang mana, organisasi tersebut nanti akan bergerak dibidang sosial, kesehatan, pendidikan dan lainnya. Sekarang ini kata dia, pihaknya sedang menggodok struktur kepengurusannya dan menyederhanakan dengan AD/ART partai.
“Beberapa langkah untuk menaikkan elektabilitas partai akan kita perkuat, dan pada pileg mendatang kami Oftimis bisa menduduki kursi wakil ketua,” yakinnya.
Senada juga disampaikan Sekretaris DPK PKPI Loteng, Japun Mariadi bahwa, dirinya juga berlabuh ke PKPI karena di partai berlambang burung Garuda beserta padi dan kapas ini ia merasa nyaman. Selain itu, PKPI menurutnya partai nasionalis yang berdiri cukup lama dan sesuai dengan hati nuraninya. Walaupun memang, selama ini tidak se-booming partai lain sehingga terkesan seperti mati suri. Terlebih, setelah periode anggota DPRD Loteng saat ini, tidak bisa mendudukkan kadernya sebagai dewan.
“Dengan niat menjadi penyambung aspirasi masyarakat dan rasa kekompakan, ke depan saya optimis PKPI di Loteng bisa menjadi partai besar. Dan mendapat hasil yang maksimal dalam Pileg mendatang,” yakinnya.
Lebih jauh disampaikan Japun, mengenai struktur kepengurusan DPK partai, mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan pihaknya akan susun. Mulai dari kepengurusan tingkat kabupaten, kecamatan hingga tingkat desa. (ap)
Area lampiran

Share this post