NASIONAL 

Bangunan Ponpes Syaikh Zainuddin NW Malaka, Diresmikan Bupati Pangkajene

Pangkajene Sulsel SR – Perkembangan pondok pesantren di bawah naungan organisasi NW terus berkembang dengan pesatnya. Ribuan lembaga pendidikan sudah bermunculan di berbagai pelosok di Nusantara.

Salah satunya di Kabupaten Pangkajene. Pada Sabtu,  (03/10)  Bupati Pangkajene dan Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan H. Syamsuddin A. Hamid, SE., meresmikan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Malaka tepatnya di Desa Malaka Kecamatan Tondong Talasa Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan, .

Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Malaka, Ustadz Husain, SHI., merasa terharu sambil meneteskan air mata mengucapkan syukur kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam pembangunan ponpes ini.

“Atas nama yayasan kami mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh elemen yang telah berpartisipasi sehingga pembangunan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Malaka ini bisa selesai tepat waktu” tuturnya.

Menurutnya,  pembangunan pondok pesantren ini memakan waktu kurang lebih 2 bulan sejak dilakukannya peletakan batu pertama beberapa bulan lalu. Terkait sumber dana pembangunan Ponpes ini, Husain mengatakan bahwa dana pembangunan ponpes ini bersumber dari swadawa masyarakat dan donatur para dermawan.

“Alhamdulillah dukungan dan bantuan dari pemerintah baik Pemerintah Desa, Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten sangat berperan aktif dalam proses pembangunan Ponpes ini” tambahnya.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdhatul Wathan, Provinsi Sulawesi Selatan, Ustadz Maliki Alwathani menyampaikan Nahdhatul Wathan merupakan ormas Islam yang berpusat di Lombok yang berazaskan Ahlussunnah Waljama’ah sama dengan NU dan DDI yang ada di Sulawesi ini karena satu seperguruan.

Bupati Pangkep sangat mengapresiasi dan memberikan penghormatan yang sedalam-dalamnya kepada pimpinan yayasan yang sangat berjasa berjuang merintis proses pembangunan yayasan ini mulai dari Nol. “Beliau ini ternyata putra daerah Kabupaten Pangkep dari Lanne Kecamatan Tondong Tallasa” jelasnya kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

“Kabupaten Pangkep mengutamakan pembangunan Sumber Daya Manusia daripada pembangunan infrastruktur. Lima tahun jabatan saya di Pangkep dengan program kerja nomor satu adalah pendidikan, akan tetapi dunia pendidikan tidak ada artinya kalo tidak dibarengi dengan ilmu agama,” tegasnya. “Sehingga diharapkan seluruh dunia pendidikan ada kurikulum yang mengajarkan tentang etika,” sambungnya.

Syamsuddin juga mengajak kepada para dermawan untuk ikut andil berpartisipasi terhadap pengembangan pembangunan pondok pesantren ini. “Insyaallah 200 juta dari saya untuk pembangunan masjid di pesantren ini,” tegasnya.

Peresmian Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Malak ini ditandai dengan penanda tanganan Prasasti dan Pemotongan Pita langsung oleh Bupati Pangkajene dan Kepulauan H. Syamsuddin A.Hamid, SE.

Salah satu tokoh masyarakat Pangkajene,  Ahmad Lamo, yang sempat ditemui mengaku sangat senang dan bersyukur dengan adanya pondok pesantren di wilayahnya.

“Kami sangat bersyukur sekali dengan adanya pondok pesantren di daerah kami, sehingga anak cucu kami tidak perlu lagi harus jauh-jauh turun gunung untuk menimba ilmu di pesantren,” ucapanya dengan rasa senang. (sr)

Related posts

%d blogger menyukai ini: