Meneguhkan Peran Pemuda NW, Pemuda NW NTB Konsolidasi dengan Pimpus

Meneguhkan Peran Pemuda NW, Pemuda NW NTB Konsolidasi dengan Pimpus

Mataram SR- Keberadaan Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) NTB, selaku garda terdepan dalam melanjutkan perjuangan Almagfurulah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, harus kuat dan berani tampil kedepan. Pimpinan Pusat (Pimpus) Pemuda NW bersama Pimpinan Wilayah (Pimwil), menggelar konsolidasi dan koordinasi untuk membangkitkan semangat juang pengurus Pemuda NW di Aula UNW Mataram, Ahad (04/09).

Ketua Pimpus Pemuda NW HL. Gede Samsul Mujahidin mengatakan, belajar dari beberapa organisasi besar seperti NU dan Muhammadiyah, yang telah berhasil mengkader re generasi mereka, sehingga menjelma menjadi suatu organisasi keumatan terbesar di Indonesia.

“Saya melihat kader-kader Pemuda NW, khususnya era kepemimpinan tahun ini, masih malu-malu kucing dalam memperjuangkan organisasi NW. Padahal, jika dilihat dari skil yang dimiliki, potensi menjadi orang hebat sangat besar. Oleh karena itu, saya menyarankan untuk belajar sejarah atas perjuangan organisasi besar seperti NU ataupun Muhammadiyah, agar itu dijadikan referensi dalam mengukir sejarah baru di tubuh NW melalui kepemudaan,” ucapnya.

Kenapa dirinya mengatakan demikian, lanjut mantan anggota DPR RI ini, pasalnya mulai dari ketua saat ini sudah bergelar doktor termasuk anggotanya rata-rata sudah magister, sehingga pihaknya menilai, dibawah kepengurusan baru potensi untuk mengukir sejarah baru di tubuh NW sangat besar.

“Dan insyaallah apa yang menjadi cita cita Almagfurullah TGKH Muhammad Zaenuddin Abdul Madjid, dalam mensyiarkan Panji Panji NW, insyaallah terwujud,”imbuhnya.

Dikatakan, dalam memajukan organisasi besar seperti NW, itu semua tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya komitmen bersama. Sehingga hal terpenting dalam memajukan NW melalui kepemudaan, pertama, harus kompak dan bekerjasama.

“Jika komitmen itu ada, tinggal kita sama-sama kompak dan bekerjasama, sehingga apa yang menjadi program yang akan dilaksanakan berjalan sesuai yang diharapkan. Tidak ada istilahnya pekerjaan itu berat jika kita sudah kompak dan bekerjasama,” ungkapnya.

Diakuinya, banyaknya program NW yang belum terlaksana secara maksimal, mulai dari tingkat bawah hingga atas, dan ini menjadi tugas pengurus baru yang harus dilaksanakan.

Kendati demikian, pihaknya Optimis dibawah pengurus baru Pemuda NW NTB, yang notabenennya sudah berpendidikan, semua program yang belum tersentuh dan yang masih berjalan, akan tuntas. Sehingga, apa yang menjadi harapan Ninikda Almagfurullah TGKH Muhammad Zaenuddin Abdul Madjid, dalam membesarkan NW akan tercapai.

“Saya selaku Ketua Pimpus Pemuda NW mengamanahkan untuk terus berjuang memperbesar dan menjaga NW menjadi suatu organisasi besar seperti NU dan Muhammadiyah. Saya sangat yakin dengan kemampuan anggota pengurus baru, apa yang menjadi cita-cita pendiri NW tercapai,” harapnya.

Ditambahkan, kendati saat ini NW tidak sebesar organisasi NU dan Muhammadiyah, namun letak lebihnya di NW adalah memiliki bahasa samiqna wataoqna, dengan jargon tersebut.

“Pastinya semua instruksi PBNW, akan menjadi suatu kewajiban yang harus dilaksanakan, dalam rangka melanjutkan perjuangan NW, menjadi organisasi besar,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda NW NTB, DR. L Nurul Wathan, M.Pd mengatakan, pastinya semua apa yag menjadi tugas bersama tidak lepas dari AD/ART NW, untuk tetap sami’na wa atho’na dan berkomitmen, melanjutkan perjuangan pendiri NWDI dan NBDI.

“Semua apa yang kami programkan tentunya itu tidak terlepas dai instruksi PBNW dan kami sebagai benihan NW akan terus sami’na wa atho’na dan berkomitmen melaksanakan seluruh perjuangan NW hingga akhirnya nanti NW menjadi organisasi besar,” katanya.

Pantauan Suara Rinjani dalam konsolidasi dan koordinasi mengambil

tema Meneguhkan Pemuda NW, Meneguhkan ke-Islaman dan ke-Bangsaan. (ap)

 

Share this post