Tes SKB CPNS Dimulai, Formasi Guru Terbanyak

Tes SKB CPNS Dimulai, Formasi Guru Terbanyak
Lombok Timur SR – Satu peserta tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS dicoret alias dinyatakan gugur pada hari pertama tes SKB CPNS di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim yang dimulai hari ini. Panitia pelaksana tidak mengetahui alasan dari peserta tersebut tidak hadir.
“Kami tidak tau alasannya kenapa dia tidak hadir. Otomatis kami coret dan dinyatakan gugur,” kata Kepala Bidang (Kabid) Data BKPSDM Lotim, Lalu Agus Satriawan pada Suara Rinjani, Rabu (30/9).
Tes yang dijadwalkan selama delapan hari tersebut diikuti sebanyak 1157 peserta dari berbagai daerah di NTB. Untuk peserta yang berada di luar NTB bisa melakukan tes dibeberapa lokasi yang sudah ditentukan oleh panitia.  “Untuk yang dari luar pulau rata-rata sudah memilih di 14 titik lokasi. Ada yang di Sumatera, Kalimantan,” jelas Agus.
Sementara itu, Sekertaris Badan (Sekban) BKPSDM Lotim, Lalu Alwan Wijaya menambahkan, dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi, dipastikan 40 persen memperebutkan formasi guru diikuti tenaga kesehatan.
“Hampir setengahnya mengambil kuota pendidikan,” tegas Alwan.
Untuk kuota yang minim peminat, lanjut Alwan, hanya dokter spesialis gigi. Dia mengatakan, sejak dibukanya pendaftaran hanya dua orang dokter spesialis gigi yang sudah mengikuti tes.
Sementara itu, untuk tetap menjaga protokol kesehatan panitia sudah mempersiapkan sesuai dengan SOP.  “Mudahan-mudahan peserta kita ini tidak ada yang terkonfirmasi positif,” pungkasnya.
Adapun, pihaknya juga telah menyiapkan tenaga medis dan ruang isolasi bagi peserta yang suhu tubuhnya tinggi dan tidak bisa turun, namun sampai saat ini belum ada peserta yang di rekomendasi rapid tes. Untuk sekor nilai para peserta bisa dilihat langsung dari youtube BKPSDM setelah selsai melakukan tes.
“Sekitar 40% untuk formasi guru, dan yang paling sedikit itu dokter gigi, dari sembilan orang yang dibutuhkan hanya dua orang yang mengikuti tes,” tutup Alwan.(sop)

Share this post